Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Izin Tinggal Habis,

7 WNA Diamankan Imigrasi Kelas l Tannjung Perak Surabaya

SURABAYA (Realita) - Sebanyak 7 warga negara asing (WNA) diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya, karena melewati masa izin tinggal melebihi 30 hari.

7 WNA yang diamankan di Kantor Imigrasi Kelas l Tanjung Perak Surabaya.


"Ketujuh WNA ini akan segera dideportasi setelah dilakukan pendataan," kata Kadiv Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jatim Zakaria, Jumat (2/11).

Zakaria menjelaskan, hal itu berdasarkan Pasal 78 ayat 3 tentang keimigrasian, yakni keberadaan warga asing jika melebihi batas tinggal yang telah ditentukan akan terkena sanksi administratif hingga dideportasi.

7 WNA tersebut berasal terdata dari Mesir dan India. Mereka diketahui tengah bekerja di Indonesia sebagai kru kapal. "Jadi totalnya ada tujuh yang kami amankan, dua dari negara Mesir dan yang lima dari India," jelas Zakaria.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Perak Kelas I Surabaya Rommi Yudiato, menambahkan, para WNA tersebut diamankan secara bersamaan di atas kapal tempat mereka bekerja.

"Kami akan secepatnya mendeportasi ketujuh WNA ini. Tapi tentu bertahap karena masih menunggu agen kapal dan tiket untuk pemulangnya, setelah itu langsung kami pulangkan negara mereka masing-masing," tambah Romi.zai

 

Berita Nasional Lainnya