Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Jadi Tempat Prostitusi,

Homestay di Nginden Digerebek

SURABAYA (Realita) - Sebuah Homestay Rotterdam di Jalan Nginden Intan Barat, Surabaya digerebek Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (7/12/2016).

Para pelaku prostitusi homestay di Nginden dipampang depan wartawan, Kamis (8/12).

Sebab, Homestay tersebut diketahui telah digunakan untuk tempat transaksi prostitusi dan persetubuhan selama 3 tahun. Dari penggerebekan ini petugas mendapati tiga pasangan yang tengah berhubungan badan. Mereka diketahui telah menginap short time per 4 jam. Dari tiga pasangan bukan suami istri itu, salah satunya merupakan pekerja seks komersial yang sudah biasa dibooking dan bertransaksi seks di homestay itu. Kompol Bayu Indra Wiguno Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, selain mengamankan pasangan mesum, anggota juga menetapkan dua orang yang masing-masing bernama Haryono (20) dan M.Faris (20) yang merupakan pengelola homestay sebagai tersangka. "Homestay ini memfasilitasi terjadinya perbuatan cabul para muda-mudi. Untuk tarif Homestay-nya, mereka mematok Rp100 ribu untuk short time. Sedangkan untuk full day, tarifnya mencapai Rp200 ribu," ujarnya di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (8/12/2016). Bayu memaparkan, bahwa homestay ini tidak memberlakukan filter kepada tamu seperti memeriksa KTP atau data buku nikah bagi pasangan yang menginap. Homestay ini, diketahui sudah beroperasi selama tiga tahun. Sementara dalam sehari, homestay ini bisa menerima 8-10 pasangan. "Terhadap pelaksananya, pasalnya adalah 296 KUHP. Sementara untuk tempatnya, kami akan koordinasikan dengan Dinas Pariwisata Pemkot Surabaya karena tidak memiliki izin," jelasnya, Homestay ini juga sempat diiklankan di media sosial. Rata-rata para tamu juga melihat dari media sosial. Sementara itu, Putri (20) PSK yang ikut diamankan mengaku sudah 20 kali melayani di homestay itu. Sekali kencan dua jam, tarifnya mencapai Rp400 ribu. "Yang bayar kamar klien saya. Saya memilih tempat itu karena keamannya terjamin," tuturnya dibalik topeng spiderman.zain

 

Berita Gaya Hidup Lainnya