Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Jaga Kesucian Ramadan,

Ormas Islam Minta Kampanye Pilkada Tak di Masjid

JAKARTA (Realita) - Sejumlah organisasi Islam yang tergabung dalam Gerakan Bersama Pilkada Bersih, mengimbau pelaksanaan kampanye Pilkada 2018 berlangsung lancar dan sesuai aturan.

Gerakan Bersama Pilkada Bersih dari Dewan Masjid Indonesia (DMI), Bunyan Saptomo di kantor Badan Pengawasan Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), Selasa (15/5).

Apalagi, kampanye yang berlangsung 15 Februari hingga 24 Juni 2018, juga bertepatan dengan bulan Ramadan. 

"Ramadan merupakan momentum penguatan spiritual, moral dan perilaku dalam menyucikan segenap pikiran dan gerakan Islam rahmatan lil’alamin untuk mewujudkan kehidupan berkebangsaan melalui pembangunan demokrasi yang substansial," ujar juru bicara Gerakan Bersama Pilkada Bersih dari Dewan Masjid Indonesia (DMI), Bunyan Saptomo di kantor Badan Pengawasan Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), Selasa (15/5). 

Menurut Bunyan, pihaknya meminta partai politik, pasangan calon, tim kampanye, relawan, dan setiap orang, menjaga kesucian bulan Ramadan dengan menaati aturan kampanye. Mereka diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dilarang dalam ketentuan undang-undang dalam pelaksanaan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. 

"Yang kedua, partai politik, pasangan calon, tim kampanye, relawan, dan semua pihak, menggunakan momentum Ramadan untuk melakukan pendidikan politik dengan melakukan kampanye Pilkada dan Pemilu sesuatu dengan peraturan perundang-undangan," kata dia. 

Partai politik, pasangan calon, tim kampanye, relawan dan setiap orang, pun diimbau tidak memanfaatkan penunaian zakat, infak dan sedekah (ZIS) sebagai sarana kampanye. Guna menghindari potensi politik uang dan kampanye, penyaluran ZIS disarankan melalui lembaga resmi.

Selain itu, pihak terkait diminta menjaga kesucian tempat ibadah dengan tidak memanfaatkannya sebagai sarana kampanye politik praktis. Partai politik, pasangan calon, tim kampanye, relawan dan setiap orang, diharapkan tak membagikan bahan atau memasang alat peraga kampanye di rumah ibadah. 

Gerakan Bersama Pilkada Bersih juga mendesak Bawaslu RI meningkatkan pencegahan, pengawasan dan penindakan kepada siapapun yang melakukan pelanggaran dalam kampanye Pilkada dan pra kampanye Pemilu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, secara tegas dan konsisten.

"Kami juga mengajak masyarakat pemilih untuk berpartisipasi aktif melaporkan setiap pelanggaran politik uang dan atau kampanye di tempat ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya melalui pengawas pemilu," jelas Bunyan. 

Adapun di samping DMI, pihak yang tergabung dalam Gerakan Bersama Pilkada Bersih antara lain Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, Majelis Ulama Indonesia, Lembaga Hikmah Kebijakan Publik PP Muhammadiyah, Aisiyah, Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia. Lalu ada Muslimat NU, Persatuan Islam (Persis), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Muhammadiyah (LAZIS-Mu), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), dan Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat.kik

 

Berita Politik Lainnya