Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Jalan Mundur

Tingkatkan Daya Ingat

SURABAYA (Realita)- Sebuah studi terbaru mencatat orang yang berjalan mundur, berkinerja lebih baik dalam tes memori dibandingkan dengan mereka yang berdiri diam atau berjalan ke depan.

Ilustrasi jalan.

Demikian dilansirdari thehealthsite.

Dilansir Thehealthsite, Minggu (25/11/2018), para ahli dari Universitas Roehampton meminta 114 relawan untuk melihat video, dimana tas wanita dicuri dan kemudian menjawab kuesioner tentang apa yang dapat mereka ingat.

Dilaporkan, setelah menonton video, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Satu kelompok memisahkan orang yang berjalan ke depan, dan beberapa ke belakang sejauh 30 kaki atau sekira 10 meter. Sementara kelompok lainnya hanya berdiri di satu tempat.

Kemudian, mereka ditanyai 20 pertanyaan tentang video. Dari penelitian tersebut, terungkap bahwa kelompok yang berjalan mundur memiliki dua jawaban yang lebih benar mereka yang berjalan maju dan yang hanya diam saja. Salah satu kelompok memiliki prosedur serupa tetapi menguji berapa banyak kata yang dapat diingat oleh sukarelawan dari daftar.

Menurut laporan, orang-orang dengan tingkat kortisol yang lebih tinggi, yang merupakan hormon yang terkait dengan stres, berperilaku lebih buruk pada ingatan dan tugas-tugas kognitif lainnya dibandingkan mereka yang berusia sama yang memiliki tingkat kortisol rata-rata.

Kabarnya, para peserta hanya membayangkan bergerak maju atau mundur atau menonton video yang difilmkan di kereta api, dan memberi kesan bergerak maju atau mundur. Secara keseluruhan, kelompok yang terbelakang atau orang-orang yang membayangkan berjalan mundur, mendapatkan jawaban yang paling benar.

Dalam laporannya, seorang peneliti di Universitas, Dr Aksentijevic, mengatakan masih belum jelas mengapa gerakan, nyata ataupun imajinatif, dapat meningkatkan akses ingatan.

Meski demikian, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan bagaimana menggunakannya untuk keuntungan tersebut. Dengan demikian, cara ini dapat berguna dalam membantu orang menghafal sesuatu.oke

 

Berita Gaya Hidup Lainnya