Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Jika Tak Cabut Laporan,

Relawan Ancam Polisikan Pelapor Pidato Jokowi

JAKARTA (Realita) - Arahan Jokowi yang meminta relawan tak takut ketika bersinggungan secara fisik dan nonfisik ketika Rapat Umum Relawan Jokowi (RURJ) di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8), dilaporkan ke sejumlah lembaga yang salah satunya kepolisian.

Jokowi.

Laporan oleh Indonesia Court Monitoring (ICM) ini, dilakukan lantaran pidato Jokowi dinilai menciderai semangat pemilu damai, dan dapat memicu konflik horizontal di antara anak bangsa. Selain itu, masyarakat dan relawan dikhawatirkan mempunyai penafsiran berbeda atas pernyataan Jokowi.

Ketua organisasi relawan Jokowi Negeriku Indonesia Jaya (Ninja) C Suhadi, menyesalkan pelaporan, karena dinilai tak berdasar.

"Betapa tidak, hanya sebuah pernyataan yang jelas-jelas sangat menyejukkan dan sangat bijak petuah seorang presiden kepada para relawan, namun dengan sangat konyol telah dipelintir sedemikian rupa," ujar Suhadi dalam keterangan tertulis, Kamis (9/8).

Suhadi meminta pelapor Jokowi melakukan cek-ricek atau klarifikasi terlebih dahulu sebelum menempuh jalur hukum. Sebab, pihaknya menilai terdapat kutipan yang tidak utuh dari pernyataan Jokowi yang tersebar, atau dipotong pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Kalimat ajakan dan atau seruan 'berantem' bukan kalimat dalam pidato beliau akan tetapi kalimat yang sudah diedit. Sehingga secara hukum laporan dimaksud tidak berdasar dan tidak tepat," kata dia.

Karena tidak tepat dan tidak berdasar, lanjut Suhadi, maka proses hukum dapat digolongkan membuat laporan palsu. Sehingga, termasuk dalam pelanggaran pidana seperti diatur dalam Pasal 317 KUHP dan melanggar UU ITE.

"Oleh karena itu saya dari Negeriku Indonesia Jaya, sekaligus Koordinator Tim Advokat RURJ akan meminta pihak-pihak yang telah membuat laporan tersebut untuk mencabut laporan," jelasnya.

Jika laporan tidak dicabut, jalur hukum bakal ditempuh pihak Suhadi. "Apabila tidak dicabut, maka kami akan melaporkan si pelapor ke Mabes Polri," tandasnya. kik

 

Berita Politik Lainnya