Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Kejagung Ancam Jemput

Paksa Edward Seky

JAKARTA (Realita) - Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejasaan Agung, Warih Sadono akan menelusuri tersangka, Edward Seky Soeryadjaja yang mangkir dari pemanggilan pemeriksaan penyidik dengan alasan sakit.Warih Sadono menegaskan pihaknya tak akan percaya begitu saja akan alasan sakit yang diajukan oleh kuasa hukum Edward.
"Kami coba panggil lagi sekaligus kita bawa, untuk dibawa ke Ceger (RSU Adhyaksa).

Edward Seky Soeryadjaja.

Kita kan punya RS sendiri," kata Warih kepada wartawan, Senin (13/11).
Dipastikan Warih, jika pemegang saham mayoritas PT Sugih Energy, Tbk dengan kode emiten SUGI tersebut tidak kooperatif, maka upaya paksa bisa dilakukan.
"Kalau kepatutnya sudah lewat kita bisa upaya paksa. Tangkap. karena sudah tersangka," cetusnya.
Ketika ditanya jika yang bersangkutan tetap mengaku sakit maka bisa diupaya paksa untuk dipindahkan ke RSU Adhyaksa. "Kalau ke Ceger kita upaya paksa," pungkasnya.
Seperti diketahui, anak sulung dari mendiang William Soerjadjaja pendiri Group Astra tersebut, ditetapkan sebagai tersangka  dugaan korupsi pengelolaan dana pensiun PT Pertamina (Persero) senilai Rp1,4 triliun di PT Sugih Energy Tbk (SUGI) berdasarkan surat perintah Penyidikan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor: Print-93/F.2/Fd.1/10/2017 tanggal 27 Oktober 2017.
Ia disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Edward diduga telah menikmati keuntungan yang diperoleh dari hasil pembelian saham SUGI yang dilakukan Muhammad Helmi Kamal Lubis, Presdir Dana Pensiun PT Pertamina (Persero).
Sedangkan Muhammad Helmi Kamal Lubis, Mantan Presiden Direktur Dana Pensiun PT Pertamina (Persero) 2013-2015, saat ini menjadi terdakwa dalam kasus tersebut dan sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. hrd

 

Berita Hukum Lainnya