Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Kejagung Periksa

5 Pegawai BKKBN

JAKARTA (Realita) - Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 5 pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk mengungkap dugaan korupsi pengadaan Susuk KB II/ Implant Batang Tiga Tahunan Plus Inserter, yang merugikan negara senilai Rp 191 miliar.

"Telah hadir 5 pegawai BKKBN untuk dimintai keterangan mengenai pengadaan Susuk KB II Batang/ Implant Tiga Tahunan Plus Inserter Tahun 2015," ungkap Kapuspenkum M Rum, Kamis (12/10).
Diketahui, ke 5 pegawai tersebut di antaranya Herlin Isambarwati pekerjaan Ketua Kelompok Kerja, Purwo Evalianto pekerjaan Sekretaris Kelompok Kerja, Mei Sasiwi Haryanti pekerjaan Anggota Kelompok Kerja, Ninik Sidik Handayani pekerjaan Anggota Kelompok Kerja dan Pembangunan Gultom pekerjaan Anggota Kelompok Kerja.

M.Rum.


Pengadaan Susuk KB II/ Implant Batang Tiga Tahunan Plus Inserter, yang merugikan negara senilai Rp 191 miliar tersebut bersumber dari APBN sesuai DIPA BKKBN. Pada saat proses pelelangan berlangsung, ada penawaran harga yang dimasukkan oleh para peserta lelang berada dalam 1 kendali yakni, PT. Djaya Bima Agung yang juga sebagai peserta lelang, sehingga harga-harga tersebut adalah harga yang tidak wajar dan menyebabkan rendahnya tingkat kompetensi.
Penyidik dalam mengusut perkara ini telah memintai keterangan saksi sebanyak 36 orang serta 1 orang saksi ahli, namun hingga saat ini belum ada satupun yang ditetapkan sebagai tersangka. hrd

 

Berita Hukum Lainnya