Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Kemen LHK Gagalkan Penyelundupan 40

Kontainer Kayu Ilegal asal Sorong

SURABAYA (Realita) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemen LHK) menggagalkan penyelundupan kayu ilegal sebanyak 40 kontainer di Depo PT Salam Pacific Indonesia Lines atau SPIL, kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian LHK, Rasio Riho Sani (pakai kacamata, tengah), saat memberikan keterangan kepada wartawan di PT Depo SPIL, Kamis (6/12).

"Kayu-kayu tanpa dokumen ini berasal dari kawasan hutan di Sorong, Papua Barat. Lalu dikirim menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," jelas Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian LHK, Rasio Riho Sani kepada wartawan, Kamis (6/12).

Rasio mengatakan, 40 kontainer berisi kayu tersebut diangkut dari Sorong melalui perjalanan laut menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggunakan Kapal Hijau Jelita milik perusahaan pelayaran PT SPIL, pada 25 November hingga 1 Desember.

"Kayu-kayu yang dikemas di dalam 40 kontainer ini seluruhnya jenis merbau. Tapi dokumen yang disertakan dalam proses pengirimannya tidak sama dengan isi di dalam 40 kontainer tersebut," terangnya.

Rasio menyebut jika dalam hal ini PT SPIL bertindak sebagai perusahaan jasa pelayaran. Sedangkan pemilik kayu-kayu tanpa dokumen itu sampai sekarang masih sedang diselidiki.

"Untuk memburu pemiliknya, dari 40 kontainer yang telah kami amankan di Depo PT SPIL, kami kemudian membuntuti enam kontainer yang telah diambil oleh pemesannya," tambah pria berkacamata itu.

Dari enam kontainer yang telah diambil oleh pemesannya di Depo PT SPIL Surabaya, tiga kontainer di antaranya dibawa ke sebuah perusahaan pengolahan kayu CV MAR, yang berlokasi di wilayah Pasuruan, serta tiga kontainer lainnya dibawa ke sebuah perusahaan pengolahan kayu PT SUAI yang berlokasi di Gresik.

Beberapa orang dari dua perusahaan pengolahan kayu tersebut saat ini telah diamankan untuk dimintai keterangan. Dan sekarang masih dalam proses penyelidikan. 

"Target kami adalah menemukan pemilik dari 40 kontainer berisi kayu-kayu merbau asal Sorong yang dikirim tanpa dokumen resmi ini," tandas Rasio.zai

Petugas memperlihatkan kayu ilegal yang ada di dalam kontainer.
 

Berita Nasional Lainnya