Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Kepergok Pesta Sabu,

Kakek Djumal Diadili

SURABAYA (Realita) - Kakek berumur setengah abad ini, bukannya memperbanyak ibadah, malah berpesta sabu.

Terdakwa Djumal memakai rompi kuning diadili di PN Surabaya, Rabu (11/1).

Akibatnya, dia diadli di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (11/1/2016).

Djumal (51), warga Jl Kalimas Baru, harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di depan meja hijau PN Surabaya, karena terbelit  perkara penyalahgunaan narkotika tanpa izin.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siksa Kristina dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, kakek berumur setengah abad ini, diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara karena terbukti membawa narkoba jenis sabu, yang hendak akan dikonsumsi bersama Riko (DPO).

Namun apesnya, terdakwa ditangkap oleh petugas Polsek Pabean Cantikan di rumahnya usai membeli narkotika jenis sabu yang hendak di pakai bersama Riko (DPO).

"Terdakwa mengajak Riko (DPO) untuk pesta sabu. Mereka membeli dengan cara patungan. Terdakwa sendiri patungan uang Rp 50 ribu, dan sisanya uang dari Riko", terang JPU Siska dalam membacakan dakwaannya.

"Terdakwa membeli sabu kepada Bandar bernama Gepeng (DPO) di Jl Hangtuah seharga Rp 150. Sepulang membeli kristal putih tersebut,  petugas menangkapnya dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan plastik putih di saku celananya seberat 0,24 gram," tambah JPU Siska.

Ketua majelis makim Sigit Sutriono, menegaskan perihal dakwaan JPU tidak dibantah oleh terdakwa. "Sudah dengar dakwaan jaksa, apa itu benar", tanya hakim terhadap terdakwa dan dijawab dengan anggukan.

Atas perbuatannya,  terdakwa dijerat pasal 112 stay (1) undang-undang no 35 tahun tentang Narkotika dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.ys


 

Berita Hukum Lainnya