Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Kepergok Selingkuh,

Diarak ke Balai Desa dan Diusir dari Kampung

MOJOKERTO (Realita) - Diduga telah menjalin hubungan cinta terlarang, Khoirul Anam (36) dan Iswati (34) pasangan selingkuh ini diarah warga ke balai desa, Senin (1/5/2017).

Iswati dan Khoirul Anam saat di Balai Desa Balongmojo.

Sebab, dua insan yang sedang dimabuk asmara ini, kepergok berduaan di rumah Iswati di Dusun Soogo, Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Selain diarak untuk memberikan efek jera, Iswati terpaksa diusir dari kampung halamannya.

Menurut keterangan warga, perselingkuhan antara Iswati dengan Khoirul Anam warga Desa Kemasan Tani, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto ini, diduga telah berlangsung lama. Puncaknya, warga setempat memergoki keduanya berboncengan di wilayah Kota Mojokerto. Karena penasaran, warga membuntuti ulah kedua insan yang sedang menjalin hubungan khusus.

Suasana di luar balai Desa Balongmojo yang dipenuhi warga.

Nah, kecurigaan warga akhirnya terjawab sesaat setelah membuntutinya. Iswati yang telah bersuami ini pulang ke rumahnya bersama Khoirul Anam di Dusun Soogo, Balongmojo. Ketika keduanya tiba di rumah sederhana itu, Iswati dan Khoriul Anam langsung masuk ke kamar. Tak lama setelah keduanya di dalam kamar, warga yang mengintai akhirnya menggerebek pasangan selingkuh itu.
Warga yang didominasi remaja dan para karang taruna itu sepakat membawa pasangan selingkuh itu ke balai Desa Balongmojo. Kendati tak ada aksi main hakim sendiri, namun Iswati dan Khoirul Anam tampak malu dan terus menunduk saat keduanya diarak ke balai desa.
"Tadi saat warga dan perangkat desa mengintrogasi, keduanya akhirnya mengakui hubungan. Keduanya kemudian diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu. Untuk Iswati diminta untuk pergi dari Desa Balongmojo, karena warga menganggap Iswati telah mencemarkan nama baik desa," beber salah satu warga yang menolak namanya dipublikasikan kepada Realita.co.
Sementara itu, Nuradi, Kepala Dusun  Soogo, Desa Balongmojo menegaskan jika hukuman terhadap pasangan selingkuh itu sudah tepat dan bagus. Menurutnya, meski telah diarak ke balai desa, warga tidak main hakim sendiri atau mengeroyoknya. "Sehingga tidak perlu diproses secara hukum karena keduanya sudah bersedia mendandatangani surat pernyataan. Surat pernyataan pergi dari desa itu sesuai dengan permintaan warga," tambahnya.
Hukuman secara adat , menurut Nuradi, bertujuan untuk memberikan efek jera bagi pelaku selingkuh di kampungnya, sehingga peristiwa memalukan itu tak lagi terjadi di desa itu. Dijelaskan, kejadian tersebut sebagai pembelajaran bagi warga yang lain agar tidak melakukan perbuatan terlarang seperti itu. "Terlebih yang perempuan ini telah memiliki suami," imbuh dia. ujeck

 

Berita Gaya Hidup Lainnya