Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Kepsek SMPN 54 yang Otaki Pembobolan Soal UNBK,

Dituntut 3 Tahun

SURABAYA (Realita) - Mantan Kepala Sekolah SMP Negeri 54 Surabaya akhirnya dituntut 3 tahun penjara.

Keny Erviati Mantan Kepala Sekolah SMP Negeri 54 (mengenakan hijab hitam) bersama anak buahnya Imam dan Teguh.

Oleh jaksa, Keny Erviati dinyatakan bersalah menjadi otak pembobolan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dalam surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Akbar dari Kejaksaan Tanjung Perak menyatakan Keny bersalah melanggar pasal 46 ayat 2 jo pasal 30 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP. “Menuntut terdakwa Keny Erviati dengan pidana penjara selama 3 tahun,” ujarnya di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (6/9/2018).

Keny yang dituduh menjadi otak pembobolan soal UNBK menerima tuntutan paling tinggi. Pasalnya, Imam dan Teguh yang merupakan anak buah Keny hanya dituntut hukuman selama 1,5 tahun penjara.

Usai tuntutan dibacakan, Keny dkk mengaku akan mengakukan nota pledoi (pembelaan). “Kami dan penasehat hukum sama-sama membuat pledoi,” kata Keny kepada majelis hakim yang diketuai Sifa’urosidin.

Sementara itu, Galang Fordem, kuasa hukum Imam Setiono menjelaskan, pledoinya nanti akan fokus membahas bagaimana Keny menyuruh kliennya untuk mencuri soal UNBK. “Ini yang jadi titik berat kami dalam isi pledoi pada sidang tangga 17 September nanti,” katanya.

Perlu diketahui, Keny ditetapkan sebagai tersangka lantaran terbukti menjadi otak atau orang yang menyuruh anak buahnya yakni Imam dan Teguh untuk melakukan pembobolan server komputer UNBK di SMPN 54 Surabaya.ys

 

Berita Hukum Lainnya