Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Kini Puskesmas Disiapkan

Untuk Masalah Kesehatan Kronis

BANDUNG (Realita) - Tak hanya di Rumah Sakit, kini Puskesmas tengah dipersiapkan untuk pelayanan masalah penyakit berat dan kronis.

Ilustrasi petugas puskesmas

Hal ini dimulai dari 7 Pusat Kesehatan Masyarakat yang ada di Bandung, Jawa Barat. Penyakit diabetes dan hipertensi menjadi penyakit kronis paling banyak menyerang masyarakat Indonesia. Jika kedua penyakit kronis ini dibiarkan, akan menimbulkan komplikasi lebih parah; mulai jantung, stroke, gagal ginjal hingga kebutaan. Kepala Dinas Kesehatan Bandung Ahyani Raksanagara mengatakan, hipertensi dan diabetes tingkat kejadiannya cukup tinggi di masyarakat Kota Bandung. Untuk itu perlu penanganan yang benar agar penyakit tersebut tidak menimbulkan dampak buruk pada kesehatan masyarakat. Saat ini ada 7 puskesmas di Bandung siap memberikan layanan program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis). Tujuh puskesmas tersebut adalah Puskesmas Talagabodas, Sukajadi, Sukarasa, Salam, Kopo dan dua lagi dalam tahap persiapan yakni Puskesmas Puter dan Garuda. Puskesmas-puskesmas tersebut sudah diperkuat dokter yang bisa memberikan layanan untuk penyakit kronis. "Di era Jaminan Kesehatan Nasional ini masyarakat didorong lebih sehat dan mandiri. Fasilitas kesehatan memberi pelayanan komprehensif untuk preventif dan promotif. Prolanis bukan hanya mengobati tetapi menjaga kualitas hidup manusia," kata Ahyani, kepada Merdeka Bandung, Jumat (02/10). Tujuan Puskesmas Prolanis adalah untuk meningkatkan gaya hidup sehat masyarakat. Jika puskesmas tak melaksanakan Prolanis, kata dia, maka masyarakat atau pasien dengan penyakit tersebut akan pergi ke rumah sakit dengan waktu berobat lebih lama, antre dengan pasien lain dari berbagai tempat. Selain itu, pasien akan terkendala jarak yang jauh. "Dengan Prolanis pelayanan itu didekatkan ke puskesmas dengan standar pengobatan yang sama dengan rumah sakit. Kelebihannya bukan hanya pengobatan saja, tapi juga secara holistik dan konfresif, sampai diajarkan menu makanan, senamnya, cara minum obat," tuturnya. Menurut dia, tenaga kesehatan di puskesmas Prolanis sudah terlatih dan terstandarisasi. Begitu juga obat diberikan sama dengan obat di rumah sakit. Di sisi pelayanan, sambung dia, program ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Bagi pasien akan menjadi lebih mudah secara akses dengan standar terjaga. Bagi fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dapat mengurangi kasus-kasus yang sebetulnya bisa ditangani di level puskesmas. Penyakit kronis sendiri jumlahnya sangat banyak, ada sekitar 144 jenis penyakit di antaranya yang paling banyak di derita diabetes dan hipertensi.

 

Berita Layanan Publik Lainnya