Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Kopertis VII : Ijazah

Unirow Tidak Sah

TUBAN (Realita)- Keraguan sah-tidaknya ijazah yang dikeluarkan Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban akhirnya terjawab.

Prof. Dr. Ali Maksum

Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VII Jawa Timur menyatakan, Surat Tanda Tamat Belajar keluaran Perguruan Tinggi (PT) milik YLP PGRI Tuban itu tidak sah. Dalam jumpa pers selepas audiensi dengan seluruh civitas akademika Unirow Tuban, Rabu (26/8/2015), Sekretaris Pelaksana Kopertis VII, Prof. Dr. Ali Maksum, menjelaskan, tim evaluasi Dikti menemukan banyak kejanggalan dalam proses perkuliahan yang dijalankan Unirow. " Standart-nya Sarjana Strata 1 (S1) itu minimal harus menyelesaikan 140 sks. Tapi banyak yang baru dapat 12 sks sudah dinyatakan lulus. Karena itu kami bekukan Unirow dan kami nyatakan ijazah yang dikeluarkan tidak sah," terang Ali Maksum. Ali Maksum menyadari penetapan tidak sahnya Ijazah Unirow itu, menimbulkan efek sosial dan psikologis luar biasa. Terlebih banyak dari lulusan tersebut sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan telah mendapat penyesuaian golongan. Karena itu, pihaknya tetap memberi toleransi agar tidak timbul gejolak baru, tanpa harus mengabaikan aturan. " Kami akan cek ulang data yang ada di forlap Dikti dan data yang tersimpan di file Unirow. Kalau lulusan bersangkutan sudah sesuai syarat, sudah menyelesaikan minimal 140 sks, ya kita nyatakan sah ijazahnya. Yang belum sampai 140 sks kita sarankan agar menyelesaikan sisa beban sks," kata Ali Maksum. Ali Maksum memberi batas waktu Unirow menyelesaikan semua masalah yang melilitnya maksimal 31 Agustus depan. Ali Maksum berharap pihak Unirow bisa memenuhi dead line waktu tersebut, agar bisa kembali aktif. Namun, kendati statusnya nanti bisa kembali aktif, program-program studi (Prodi) yang belum memenuhi standart akreditasi tetap haram dibuka. Rektor Unirow, Dr. H. Hadi Tugur, M.Pd, M.M, sendiri terhitung 25 Agustus kemarin dudah tidak lagi menduduki jabatannya. Wakil Sekjen PGRI Pusat tersebut terpaksa menanda tangani pengunduran dirinya setelah didesak ribuan mahasiwanya. Tampuk kepemimpinan PTS terbesar di Tuban yang semula bernama IKIP PGRI Tuban tersebut saat ini diserahkan Pembantu Rektor I, Marita Joesidawati, S.T, M.Si. Sayang, dalam audiensi yang dihadiri seluruh civitas akademika Unirow, wali mahasiswa dan Kopertis VII itu Marita tidak hadir. Kendati demikian, pengurus Perkumpulan Penyelenggara Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP-PT) PGRI Tuban percaya Marita mampu mengisi masa transisi dan melaksanakan tugasnya hingga rektor baru terpilih. bek

 

Berita Hukum Lainnya