Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Lombok Utara Diguncang 132 Kali Gempa Susulan,

82 Tewas

LOMBOK (Realita)- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lebih dari 100 kali gempa susulan terjadi sampai pagi ini di Lombok.

Salah satu korban tewas dievakuasi petugas dan warga.

Sebelumnya gempa berkekuatan 7 skala richter terjadi pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB.

"Gempa bumi Lombok hingga 6 Agustus 2018 sampai pukul 08.00 WIB tercatat sebanyak 132 gempa bumi susulan," ujar Kepala Humas BMKG Harry Tirto Djatmiko, Senin (6/8).

Berdasarkan data BMKG, hingga pagi tadi Lombok masih mengalami gempa cukup besar, yakni 5,4 skala richter pada pukul 07.28 WIB. Titik pusat gempa berada di 12 km Barat Daya Lombok Utara atau 17 km Timur Laut Kota Mataram. Gempa ini tidak berpotensi tsunami. 

Dari data BMKG dirinci, Minggu (5/8) malam hingga Senin (6/8) pagi hampir setiap jam terjadi gempa susulan. Pada sekitar pukul 20.00 WIB terjadi 18 gempa, pukul 21.00 WIB terjadi 14 gempa, pukul 22.00 WIB terjadi 15 gempa, pukul 23.00 WIB terjadi 17 gempa dan pukul 00.00 WIB terjadi 8 gempa.

Kemudian pada pukul 01.00 WIB gempa terjadi cukup banyak sekitar 20 kali. Selama satu jam ke depan gempa terjadi sebanyak 8 kali. Kemudian satu jam berikutnya terjadi 5 kali. Pada pukul 04.00 WIB warga kembali diguncang sebanyak 11 kali gempa susulan, lalu 16 kali gempa hingga sekitar pukul 08.00 WIB.

Sedikitnya 82 orang tewas akibat gempa yang mengguncang NTB. Mayoritas korban tewas akibat tertimpa material bangunan.

Sementara itu Eka (27 ) warga Kota Mataram, tetap tidur di dalam rumah, meskipun berkali- kali diguncang gempa susulan hingga pagi. Kejadian semalam memang mengerikan untuknya, apalagi dinding rumah retak di beberapa bagian dan plafon berguguran.

Meskipun semalaman banyak warga yang tidur di jalan-jalan dan lapangan terbuka, namun Eka sekeluarga nekad memilih untuk tetap tidur di dalam rumah. Karena gempa susulan tidak berkekuatan besar. "Sampai pagi ini masih gempa. Tapi saya sekeluarga tidur di dalam rumah. So far rumah saya aman, walaupun ada plafon gugur-gugur sedikit," ungkap Eka.ika

Reruntuhan sebuah gedung di Lombok Utara yang membuat warga berhamburan keluar.
 

Berita Nasional Lainnya