Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Main Hakim Sendiri Pelaku

Begal dan Korban Dikeroyok Massa

JAKARTA (Realita) - Diduga hendak melancarkan asi begalnya, Tardi (25), warga Desa Pabuaran Kecamatan Pabuaran Kabupaten Cirebon dihakimi warga di Desa Luwungbata Kecamatan Tanjung.

Ilustrasi. Warga Kebingungan, Akhirnya Warga Kroyok Keduanya Hingga Sekarat

Menurut Kapolsek Tanjung AKP M Jusup, kejadian tersebut bermula saat pelaku melakukan modusnya dengan meminta korban, Taryono (16) untuk mengantarkannyake salah satu desa. Namun di tengah jalan, pelaku menodongkan senjata tajam kepada korban untuk merampas kendaraanya.

Merasa terdesak, korban lantas berteriak meminta tolong. "Dari teriakan itulah warga langsung berhamburan keluar,"ungkapnya.

Merasa terdesak, pelaku kemudian berusaha mengelabui warga dengan mengaku kalau sepeda motor yang dirampas dari korban adalah miliknya. Warga yang sempat kebingunan, saat itu juga langsung menghakimi keduanya (korban dan pelaku).

"Warga yang kebingungan lantas menghakimi keduanya. Yang mengakibatkan luka serius dan harus dibawa ke rumah sakit," ungkapnya.

Jusup pun menyayangkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh warga Desa Luwungbata. Menurutnya, jika ada kasus seperti itu sebaiknya harus dibawa ke Kantor Kepala Desa ataupun memanggil aparat keamanan setempat.

"Ini menandakan masyarakat belum sadar hukum, jadi saya harap ke depan masyarakat agar tidak main hakim sendiri," ujarnya.

Ke depan, kata dia, lewat kegiatan yang ada di kepolisian pihaknya akan memberikan sosialisasi ke masyarakat untuk memberikan pemahaman hukum. Hal ini untuk mengantisipasi adanya tindak serupa, yakni dengan melakukan aksi main hakim terhadap pihak yang ditutuh melakukan tindak melawan hukum.

"Penting untuk memberikan pemahaman tentang hukum ke warga, sehingga main hakim sendiri di lingkungan Kecamatan Tanjung tidak terjadi lagi," ungkapnya.

Dalam kejadian itu, pihaknya mengamankan satu unit sepeda motor korban, pisau lipat dan handphon. Hinga berita ini diturunkan Polsek Tanjung masih menyelidiki kasus tersebut.r/ibn

 

Berita Gaya Hidup Lainnya