Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Mbah Gotho Lahir Tahun 1870,

Siapkan Nisan sejak 1992

SRAGEN (Realita)- Cucu Mbah Gotho, Suryanto mengatakan, kakeknya beragama Kristen.
"Simbah memang beragama Kristen, tapi ibu kami (Sukirah) beragama Islam," ujar Suryanto, cucu dari istri keempat Mbah Gotho,  dalam acara pemakaman di Dusun Grasak, Desa Plumbon, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Senin, (1/5).

Menurut Suryanto, pihak gereja yang turut mendoakan Mbah Gotho sebelum pemakaman sudah meminta izin untuk menggelar doa bersama untuk kakeknya di rumahnya.

Mbah Gotho dan KTP yang membuktikan tanggal lahirnya.

“Kami persilakan. Toh, semua doa tujuannya baik, demi keselamatan arwah Simbah,” ucapnya.

Mbah Gotho selama ini dikenal sebagai manusia tertua di dunia. Pria asal Dusun Segeran, Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, itu diperkirakan berusia 146 tahun. Dalam e-KTP-nya, tertulis tanggal lahir Mbah Gotho 31 Desember 1870.

Suryanto dan keluarganya yang merawat Mbah Gotho mengatakan doa selamatan untuk arwah kakeknya akan digelar sesuai dengan adat Jawa, mulai 3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1 tahun, 2 tahun, hingga 1.000 hari setelah meninggal.

Nantinya, ucap dia, dalam setiap peringatan itu akan digelar doa bersama membaca Surat Yasin serta tahlil oleh keluarga dan warga di lingkungan sekitarnya. Kendati demikian, tutur Suryanto, keluarganya mempersilakan pihak gereja turut menggelar doa untuk Mbah Gotho di rumahnya.

Sebelum meninggal, Mbah Gotho sudah berwasiat agar nisan yang sudah dipesannya sejak 1992 langsung dipasang di atas makamnya. Suryanto dan keluarga pun mengikuti wasiatnya. Pemasangan nisan tidak menunggu setelah seribu hari meninggal seperti adat Jawa.

Mbah Gotho dimakamkan di tempat pemakaman umum yang berjarak sekitar 400 meter dari rumahnya. Makam Mbah Gotho bersebelahan dengan makam Sukirah, yang meninggal pada 1992. Dua makam tersebut berada di bawah satu cungkup yang dibangun sejak 1995. “Sejak ibu saya (Sukirah) meninggal, Simbah selalu berharap agar segera dipundhut (dicabut nyawanya),” kata Suryanto.

Tempo pernah mewawancarai Mbah Gotho pada 9 September 2016. Saat itu, Mbah Gotho menuturkan hidupnya sudah tidak berarti selain hanya menunggu mati. “Suket wis ra ono, wit-witan wis ra ono, kewan ra ono, kabeh wis dadi gendhing. Kowe iruh tapi kabeh wis gendhing (Rumput, pepohonan, dan hewan sudah tidak ada. Anda melihat tapi semua sudah jadi gendhing atau tembang),” ujar Mbah Gotho tanpa menjelaskan gendhing yang dimaksud.emo

 

Berita Sains Lainnya