Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Menangis Depan Hakim,

Chin-Chin Jadi Tahanan Kota

SURABAYA (Realita) - Persidangan kasus dugaan penggelapan dan pencurian, dengan terdakwa Tri Susilowati, mantan Direktur Utama (Dirut) PT.

Terdakwa Tri Susilowati, mantan Direktur Utama (Dirut) PT. Blauran Cahaya Mulia (BCM) gedung The Empire Palace, membacakan nota keberatannya di PN Surabaya, Senin (19/12).

Blauran Cahaya Mulia (BCM) gedung The Empire Palace Surabaya, yang dilaporkan oleh suaminya sendiri kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (19/12/2016). Sidang yang digelar di ruang Cakra ini mengagendakan eksepsi atau nota keberatan Chin-chin atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Begitu sidang dibuka oleh majelis hakim yang diketuai Unggul Warso Mukti, ruang sidang langsung dipenuhi oleh pendukung dari terdakwa yang rata-rata ibu-ibu, untuk memberi dukungan. Nota keberatannya secara lisan dengan melihat susunan kata yang ditulis di lembaran kertas oleh Chin-chin, awalnya berjalan lancar. Namun suasana sidang berubah menjadi haru setelah Chin-chin membacakan eksepsinya dengan nada menangis. Dalam eksepsinya, yang pada intinya Chin-chin dimaki-maki oleh Gunawan Angka Wijaya (suaminya). Selain itu, Tim penasehat hukum yang diketuai Pitier Talaway juga mengajukan eksepsi. Pada intinya, tim penasehat hukum Chin-chin meminta agar majelis hakim yang diketuai Unggul menolak dakwaan jaksa dan pengalihan status tahanan rutan ke tahanan kota. Sementara hakim Unggul selaku ketua majelis hakim, akhirnya mengabulkan untuk menjadi tahanan kota. Putusan tersebut disambut isak tangis oleh para pendukung terdakwa dan keluarga terdakwa. Untuk diketahui, Trisulowati Jusuf alias Chin Chin dilaporkan Gunawan Angka Widjaja, suaminya, atas dugaan pencurian dengan pemberatan dan penggelapan dalam jabatan. Atas laporan yang dibuat tanggal 6 Juni 2016.ys

 

Berita Hukum Lainnya