Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Mendikbub Bantah Tunjangan

Guru Disunat

JAKARTA (Realita) - Kabar pemotongan tunjangan untuk guru beredar setelah pemerintah menerapkan kebijakan untuk memotong Dana Alokasi Umum (DAU).

Mendikbud Muhadjir Effendy

Kabar tersebut dibantah oleh Mendikbud Muhadjir Effendy. "Enggak ada dipotong itu. Itu namanya sisa penggunaan anggaran," kata Muhadjir saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2016). Muhadjir mengatakan, yang dipotong adalah sisa penggunaan anggaran. Selama beberapa tahun, baru pada 2015 dilaporkan. "Bukannya (anggaran) enggak efektif. Itu kan sekian tahun baru kemudian dilaporkan 2015 kemarin. Jadi karena sekian tahun, kelihatannya besar," katanya. Muhadjir juga menjamin, pemotongan sisa penggunaan anggaran tak akan mengganggu kinerja dan kesejahteraan guru. "Enggak, enggak (mengganggu). Wong itu juga enggak hilang kok. Itu akan dihitung untuk anggaran yang berikutnya," katanya.

 

Berita Layanan Publik Lainnya