Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Merasa Dihantui Korban,

Penjambret di Cempaka Putih Serahkan Diri

JAKARTA (Realita) - Pelaku penjambretan Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang menewaskan korbannya, Warsilah (36), menyerahkan diri ke polisi.

Tangkapan CCTV terjadinya penjambretan di Cempaka Putih.

Pelaku yang bernama Sandi Haryanto (27), menyerahkan diri ke petugas karena merasa dihantui korban.

"Selalu kebayang, saya takut. Setelah saya tahu korban meninggal," ujar Sandi kepada warga, Markas Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (9/7).

Selain merasa bersalah, Sandi menyerahkan diri atas saran pamannya. Dengan menyerahkan diri ke polisi, ia berharap hukumannya bisa lebih ringan.  "Saya ke rumah paman saya di Jagakarsa untuk minta solusi dan bantu saya menyerahkan diri," katanya.

Adapun aksi kejahatan dilakukan karena pelaku mengaku terlilit hutang. Ia berhutang setoran angkutan umum yang ia operasikan.

"Saya ada tunggakan setoran angkot, angkot 53 udah nunggak dua hari," beber dia.

Sementara, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Roma Hutajulu, menjelaskan Sandi menyerahkan diri ke Markas Polsek Jagakarsa usai diburu petugas gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Metro Cempaka Putih.

Awalnya polisi menggerebek kediaman pelaku di Cakung, Jakarta Timur, namun Sandi telah melarikan diri. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Sandi diketahui bersembunyi di kawasan Jakarta Selatan.

"Selanjutnya Tim Opsnal melakukan penyelidikan dan terdeteksi pelaku ada di wilayah Jagakarsa Jakarta Selatan, namun sebelum dilakukan penangkapan pada Hari Minggu tanggal 8 juli 2018 sekitar jam 16.30 wib, diduga pelaku jambret menyerahkan diri di Polsek Jagakarsa," jelasnya.

Polisi menjerat Sandi dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. kik

 

Berita Kriminal Lainnya