Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Meski Mahal,

Pemkot Madiun Jamin Tak Ada Kelangkaan Garam

MADIUN (Realita) - Pemkot Madiun menjamin tak ada kelangkaan garam diwilayahnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Gaguk Haryono saat melakukan Sidak di PBM.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan, Kota Madiun, Gaguk Haryono usai melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Pasar Besar Madiun (PBM), Jumat (11/8/2017) siang tadi.

Dari hasil Sidak, Gaguk membenarkan jika harga garam saat ini melonjak secara drastis. Namun stok garam di kios-kios para pedagang masih dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, garam yang biasanya dijual per ball dengan harga Rp. 16 ribu. Kini menjadi Rp. 50 ribu per ball.
“Sementara di PBM stok garam tetap ada. Hanya memang harganya ada kenaikkan. Kalau kelangkaan garam nggak ada,”katanya, Jumat (11/8/2017).

Dengan kenaikan harga tersebut, Gaguk mengaku tak bisa berbuat banyak. Karena mekanisme perdagangan dipasar memang seperti itu. Namun ia akan tetap berkoorinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk bisa menekan harga garam dipasaran.
“Harga tinggi itu tergantung mekanisme pasar. Jadi kami sendiri tidak bisa berbuat apa-apa. Karena mekanisme pasar barangnya memang langka dan permintaan tinggi. Jadi secara otomatis barangnya agak mahal,”ujarnya.

Hasil monitoring selama ini, di Kota Madiun belum ditemukan adanya pabrik untuk memproduksi garam oplosan seperti yang terjadi di daerah-daerah lainnya. Tetapi, ia akan tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan tak ada garam oplosan di Kota Madiun. “Insaallah disini nggak ada,”tandasnya. paw

 

Berita Layanan Publik Lainnya