Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Realita

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 

Penanggungjawab: Ir. Raden Agus Suprihanto, MSi

Pimpinan Redaksi: Antonius A

Redaktur : Arif Ardliyanto

Reporter: Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Novi Ispinari, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Lina Dwi Susanti, Hari Kristanto,  Ika Roosmala, Mulyadi, Demmas Adi, Gomes Roberto, Mulyadi, Totok Setiawan, Hendri Arifianto, Juni Harianto, Paulus Nabang, Suprianto, M.Arifin. M.Amin. Muhamad.S.

Teknologi Informasi dan Medsos: Igiet Prayoga, Sherly Ema |Administrasi: Rika Nur |Keuangan: Zunaedah

Alamat: Jl.Kesatrian Perum The Taman Dhika Cluster Bromo Blok A9, Desa, Sono, Sidokerto, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, 61252

Telpon: 031 8052190 IHotline: 081331948406 IFollow us: www.realita.co, instagram @redaksirealita, facebook @realita, twitter @co_realita, youtube @redaksirealita.

Email: redaksi@realita.co

Boks Redaksi
TOP
Muncul Virus Mematikan lagi di China,

Hantavirus

YUNNAN (Realita)- Ketika dunia sedang berusaha menemukan obat untuk pandemi virus corona yang ditakuti, sebuah laporan di Global Times mengatakan bahwa seorang pria dari provinsi Yunnan di Cina meninggal karena virus Hanta di dalam bus ketika menuju ke provinsi Shandong.

Hantavirus diduga disebarkan oleh tikus.

Dilansir dari www.cdc.gov, virus ini menyebar terutama dari tikus. Lebih lanjut dikatakan bahwa infeksi dengan salah satu dari virus hanta dapat menyebabkan penyakit virus hanta pada manusia. Virus hanta di Amerika dikenal sebagai virus hanta "Dunia Baru" dan dapat menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS).

Gejala awal HPS termasuk kelelahan, demam, dan nyeri otot, terutama pada otot besar yakni Sekitar setengah dari semua pasien HPS mengalami gejala-gejala ini. HPS bisa berakibat fatal dengan tingkat kematian 38 persen.

Hantavirus lainnya, yang dikenal sebagai hantavirus "Dunia Lama", kebanyakan ditemukan di Eropa dan Asia dan dapat menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS).

Gejala awal HFRS dimulai secara tiba-tiba termasuk sakit kepala hebat, sakit punggung dan perut, demam, kedinginan, mual dan pandangan kabur.

Orang yang terkena HFRS juga terkadang memiliki tanda muka memerah, peradangan, kemerahan pada mata atau ruam. Gejala selanjutnya yakni tekanan darah rendah, syok akut, kebocoran pembuluh darah, dan gagal ginjal akut, yang dapat menyebabkan kelebihan cairan.

Tingkat keparahan penyakit bervariasi tergantung pada virus yang menyebabkan infeksi. Infeksi virus Hantaan dan Dobrava biasanya menyebabkan gejala yang parah, sedangkan infeksi virus Seoul, Saaremaa, dan Puumala biasanya lebih moderat. Pemulihan total bisa memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan.

Kasus virus hanta datang pada saat jumlah total orang yang terinfeksi oleh virus corona baru secara global sudah mendekati angka 400.000 dan para ilmuwan belum menemukan obat untuk itu. Korban kematian global telah melampaui angka 16.500, dikutip dari www.economictimes.com.

Dr. Sumaiya Shaikh dalam cuitannya di Twitter Selasa, (24/3/2020) menulis bahwa virus hanta pertama kali muncul pada tahun 1950 dalam perang Amerika-Korea di Korea (sungai Hantan).

Virus ini menyebar dari tikus atau dari tikus jika manusia mencerna cairan tubuh mereka. Penularan manusia-manusia jarang terjadi. Bahkan ada vaksin yang dikembangkan untuk itu.

Dia mengimbau masyarakat agar tidak panik, kecuali memang Anda berencana untuk mengkonsumi tikus. Sampai saat ini pada Selasa, (24/3/2020) pukul 23.00 tagar #hantavirus bertengger di trending topic Twitter dengan urutan ketiga.bis

 

Berita Iptek dan Digital Lainnya