Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Nelayan Demo,

Tuntut DPRD Buat Perda 'Sarkak'

SUMENEP (Realita)- Ratusan massa yang berprofesi nelayan menggelar demontrasi ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Madura, Jawa Timur, Rabu (5/12/2018).

Nelayan yang berasal dari Desa Longos, Desa Grujugan, Kecamatan Gapura dan juga Kecamatan Dungkek tersebut meminta agar wakil rakyar berinisiatif membuat Peraturan Daerah (Perda) yang melarang alat tangkap 'Sarkak'.

Massa nelayan di depan DPRD Sumenep.

"Kami minta anggota dewan membuat Perda atau pemerintah mengeluarkan Perbup yang melarang penggunaan Sarkak, karena alat tersebut merusak alat tangkap lain dan ekosistem laut," kata korlap aksi, Didik.

Didik menerangkan, sarkak merupakan salah satu alat tangkap ikan seperti cantrang. Selama ini, para nelayan Sumenep merasa dirugikan oleh nelayan yang menggunakan alat tangkap tersebut. Karena.merusak alat tangkap lain, seperti jaring dan bubu.

"Kami sangat dirugikan denhan penghunaan sarkak, hampir setiap hari jaring dan bubu kami hilang. Kalau ini dibiarkan, ini bahaya," tegasnya.

Saat ini, perwakilan pendemo ditemui anggota Komisi II DPRD di ruangannya,  dan hingga berita ini ditulis, audensi masih berlangsung.bad

 

Berita Layanan Publik Lainnya