Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Netty,

Bos PT SBS Tak Bernyali Temui Wartawan

SURABAYA (Realita) - Digugat dua konsumen sekaligus, PT Surya Bumimegah Sejahtera (SBS), memilih bungkam.

Netty Liana

 Hal itu terlihat saat awak media ingin menemui Netty Liana selaku Direktur di PT. SBS di kantornya di Jl Mayjen Sungkono 127, Surabaya, guna mengkonfirmasi terkait dua gugatan yang diajukan oleh konsumennya. Namun, Nety tak bernyali temui wartawan. Nety hanya berani memerintahkan office boy (OB) kantornya untuk menemui wartawan.

"Ibu Nety tidak ada, soal masalah gugatan diserahkan semuanya ke pak Iwan, pengacaranya," ucap Sugeng selaku OB.

 Seperti diberitakan sebelumnya, gugatan perdata dengan nomor : 914/Pdt/2016/PN.SBY telah dilayangkan oleh Roesmin Hardjanto selaku konsumen terhadap PT. SBS yang telah membeli satu unit Ruko di Komplek pasar modern, Jl Puncak Permai, Surabaya. Setelah dilakukan pembayaran secara lunas, namun dokumen ruko tersebut belum diterimanya, dengan dalih masih dalam proses.

 Sementara sebelumnya, Kolonel Laut Birawa didampingi Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timur, juga menggugat PT. SBS dengan nomor perkara 882/Pdt.G/2016/PN.SBY. Gugatan sebesar Rp 2 miliar ini, terkait persoalan jual beli Apartemen Central Bussiness District (CBD) tower A dan B yang beralamat di Jl. Dukuh Kramat RT.3/RW.4, Kelurahan Jajar, Kec. Wiyung, Surabaya.

 

Kantor PT SBS di jl.Mayjend Sungkono 127, Surabaya.

Gugatan tersebut dilakukan Kolonel Bhirawa karena PT SBS diduga tidak mempunyai itikad baik untuk mengembalikan cicilan dua unit apartemen yang dibeli Bhirawa.

Gugatan itu muncul setelah PT SBS menolak mengembalikan uang cicilan senilai Rp 126.578.000, akibat 2 unit apartemen di tower A dan B yang sudah dibayar 10 kali cicilan, ketahuan tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

 Namun, dalam gugatan yang diajukan di Pengadilan Negeri oleh kedua konsumen itu, tidak pernah dihadiri oleh pihak PT. SBS.

 Terpisah, Iwan Kusnardi selaku pengacara PT. SBS saat dikonfimasi melalui nomor telponya mengaku tidak tahu kalau ada gugatan apalagi sidang. "Saya lagi di Malang dan saya tidak tahu kalau ada gugatan apalagi sidang," ujar Iwan bersilat lidah, Rabu (11/1/2016).ys



 

Berita Hukum Lainnya