Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Ngaku Anggota TNI,

Warga Dawarblandong Ditangkap Koramil

MOJOKERTO (Realita) -Akibat ulahnya mengaku sebagai anggota TNI dan berdinas di Polisi Militer Kodam (Pomdam) V/Brawijaya, Yusuf Wijaya warga Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (05/03/2016) terpaksa ditangkap anggota Koramil 0815/08 Dawarblandong bersama Denpom Mojokerto. Informasi yang dihimpun, penangkapan itu sendiri dilakukan lima anggota TNI masing-masing Sertu Ervin Suyitno serta Serda Sochip, keduanya dari Koramil Dawarblandong.

Yusuf Wijaya, anggota TNI Gadungan lengkap dengan pakaian dinas Polisi Militer

Selain dua anggota Koramil, dalam penangkapan itu juga melibatkan 3 anggota Denpom Mojokerto yakni Serma Edy Mardiono, Serma Margono dan Sertu Sulistiyono "Sekitar pukul 09.30 tadi pagi, dia (Tentara Gadungan) dilakukan penangkapan di rumah orang tuanya di Desa Pulorejo, Dawarblandong," kata Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Djohan Darmawan kepada Realita.co, Sabtu petang. Menurut Djohan, sebelum dilakukan penangkapan terhadap anggota TNI Gadungan ini, warga terlebih dahulu melapor ke salah satu anggota Denpom Mojokerto, Serma Margono. Setelah laporan tersebut diterima, Denpom dengan cepat melakukan koordinasi dengan Koramil Dawarblandong. "Dari informasi yang kita dapat, pelaku ini mengaku sebagai anggota TNI dengan pangkat Serda," katanya.

KTA TNI palsu milik Yusuf Wijaya

Tak ingin target penangkapannya kabur. Denpom dan Koramil Dawarblandong segera melakukan penyelidikan dan terus mengintai aktifitas Yusuf. Hasilnya, memang benar satu warga yang bernama Yusuf Wijaya telah mengaku sebagai anggota TNI dan berdinas di Pomdam V/Brawijaya. Saat dilakukan pengeledahan, ditemukan kartu anggota TNI atas nama Yusuf Wijaya serta mobil merk Ayla nopol L 1577 ZZ. Dari kartu anggota gadungan ini, tertera nama Yusuf Wijaya, Jabatan BA Intel Pomdam V/Brawijaya serta KTA itu dikeluarkan tertanggal 20 - 07- 2015. Dandim menambahkan, dengan adanya oknum oknum masyarakat yang mengaku sebagai anggota TNI, justru merusak citra TNI. Menurutnya, jika pelaku yang mengaku-ngaku sebagai aparat dibiarkan, ya tidak tertutup kemungkinan pelaku bisa memeras atau menipu masyarakat. "Untuk itu, jika masyarakat mengetahui ada orang-orang yang mengaku sebagai anggota TN, kami berharap warga segera melaporkan, bila ada oknum TNI gadungan yang mencoba menipu dan memeras rakyat dengan iming iming bisa meloloskan menjadi tentara, segera laporkan ke Koramil terdekat atau ke Denpom," pungkas Djohan. uje

 

Berita Kriminal Lainnya