Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Nikita Mirzani

Menggugat Balik

JAKARTA (Realita) - Nikita Mirzani membuat laporan dugaan pencemaran nama baik di Polda Metro Jaya, Senin (9/10/2017).

Nikita Mirzani.

Hal ini dilakukan menyusul tuduhan yang menyebut Niki-sapaan akrab Nikita-membuat cuitan bernada hinaan terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Diwakili pengacara Muannas Al Aidid, Niki mempolisikan dua akun medsos yakni pemilik akun Instagram PKI_terkutuk65 dan akun Facebook atas nama Aria Dwiyatmo.

"Dia pertama kali menurut jejak digitalnya diketahui sebagai penyebar. Pertama kali PKI_terkutuk65 kemudian disebarkan secara luas oleh akun FB bernama atas nama Aria dwiatmo, kemudian dari situlah capture itu tanpa konfirmasi terlebih dahulu," kata Muannas usai membuat laporan.

Masalah ini bermula saat akun Twitter @nikitamirzani berkomentar soal nonton bareng film G30 S/PKI.

Akun itu menulis cuitan yang berbunyi, "Film G30SPKI kurang seru..Seharusnya Panglima Gatot juga dimasukan ke Lubang Buaya pasti seru..".

Muannas menjelaskan, Niki telah mengklarifikasi soal tudingan tersebut melalui akun Instagram miliknya. Niki memastikan tak pernah membuat cuitan tersebut.

"Nikita sudah melakukan bantahan dalam akun IG termasuk klarifikasi kepada media bahwa dia tidak pernah melakukan itu meskipun akunnya adalah asli," katanya menjelaskan.

Selain itu, Niki juga turut melaporkan tiga organisasi kemasyarakatan yakni, Ketua Umum Gerakan Anti Komunis (GEPAK) Rahmat Himran, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda Sam Aliano dan Aliansi Advokat Islam NKRI.

"Ada Rahmat Himran, Ketua GEPAK, sekalipun dia tidak melaporkan, ada kata-kata dalam wawancaranya itu keterangan bohong, kemudian ada Aliansi Advokat Islam NKRI yang di Sumsel. Ada Aliano, Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia yang ini kemudian mengajukan ke KPI mengajukan cekal dengan membawaa bukti palsu," kata Muannas.sur

 

Berita Infotainment Lainnya