Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Nyabu di Kuburan,

Kuli Dibekuk

SURABAYA (Realita) - Unit Reskrim Polsek Wonokromo berhasil menangkap tiga jaringan budak narkoba jenis sabu.

Para tersangka bersam barang bukti yang diamankan polisi.

Masing-masing diantaranya adalah Budidoyo (51) warga Jalan Mastrip Gang Glatik III, Karang Pilang, M Ikhwanudin (27) warga Dusun Njenek, Krembangan Taman Sidoarjo dan Lukman Hakim (29) warga Dusun Bebekan Masjid No 11, Taman Sidoarjo. Namun, untuk penangkapan kepada tersangka itu dilakukan petugas dengan cara bertahap.

Yang pertama ditangkap adalah tersangka Budi. Dia ditangkap saat asyik nyabu di kebun Makam Karang Pilang. Setelah itu, dia langsung digeledah. Polisi berhasil mengamankan 1 poket sabu. Dari sana, petugas melakukan pengembangan.

Dari keterangan Budi, dia mendapatkan serbuk haram tersebut dari seseorang bernama Lukman. "Dari keterangan itu, kami langsung buru tersangka Lukman. Dia kami tangkap saat berada dirumahnya. Dan tersangka Lukman ini, adalah seorang kurir," kata Kompol Arisandi Kapolsek Wonokromo, Rabu (11/1/2017).

Setelah dilakukan pendalaman lagi, lanjut Arisandi, anggota akhirnya berhasil meringkus bandar sabu yang bernama Ikhwanudin dirumahnya. Saat penangkapan itu, petugas menemukan 13 poket sabu, 1 Handphone, 1 bendel plastik klip, dan 2 alat hisap (bong). "Selain kepada tersangka Budi, kedua pengedar sabu ini juga menjual ke beberapa orang lainnya. Dan saat ini masih kami kembangkan," jelas Kompol Arisandi.

Sementara kepada polisi, tersangka Budi yang bekerja sebagai kuli bangunan ini mengaku menghisap sabu hanya untuk menjaga stamina saat bekerja. "Baru sekali ini. Saya pakai buat stamina saat bekerja," katanya.

Namun, berbeda dengan pengakuan tersangka Lukman dan Ikhwan. Selain mengkonsumsi sabu untuk dirinya sendiri, keduanya juga meraup keuntungan dari sabu yang di dapatnya dari seseorang berinisial ST, yang saat ini masih DPO.

"Sekali beli bisa sampai 1 gram. Keuntangannya Rp 500-600 ribu. Untuk hasilnya saya bagi dua dengan Lukman. Saya beli di seseorang bernama ST," kata tersangka Ikhwan.

Kini akibat perbuatannya, ketiga budak sabu itu harus mendekam di balik jeruji Mapolsek Wonokromo. Ketiganya pun bakal dijerat dengan pasal yang berbeda. Untuk tersangka Budi, dijerat pasal 112. Sedangkan kepada tersangka Lukman dan Ihkwan, bakal dijerat pasal 114 UU RI no 35 KUHP.zain

 

Berita Kriminal Lainnya