Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Nyabu,

Mantan Bacabup Jember Dituntut 10 Tahun

SURABAYA (Realita) Mariya Indriyani (56), mantan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Jember bakal mendekam lebih lama di penjara.

Terdakwa Mariya Indriyani (56), mantan Bakal Calon Bupati Jember saat jalani sidang di PN Surabaya.

Pasalnya, ia dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Rachman dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim dengan hukuman penjara selama 10 tahun.

Tak hanya hukuman badan, Mariya juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 800 juta subsider 6 bulan kurungan.

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa ijin memiliki narkoba jenis sabu,” ujar jaksa membacakan berkas tuntutannya pada persidangan yang digelar di ruang Kartika 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (7/8/2018).

Dalam pertimbangan tuntutan, jaksa menilai perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Selain itu, status terdakwa sebagai residivis pada kasus yang sama, juga sebagai pertimbangan untuk memberatkan tuntutan jaksa.

Menanggapi tuntutan jaksa, terdakwa bakal mengajukan pembelaan yang dibacakan pada agenda sidang berikutnya, Selasa (17/8/2018) mendatang. “Saya ajukan pledoi pak hakim,” tegas terdakwa.

Sidang perkara ini cukup menyita waktu yang sedikit panjang. Hal itu dikarenakan seringnya sidang mengalami penundaan. Beberapa alasan dikemukakan, salah satunya terdakwa beralasan sakit ataupun alasan saksi tidak datang.

Pada rangkaian agenda sidang sebelumnya, terdakwa ngotot mengatakan bahwa dirinya adalah korban dari konspirasi jebakan politik. “Saya ini malah mau membongkar jaringan narkoba di Jember, saya sedang menyamar dan membantu polisi,” kilah terdakwa.

Untuk diketahui Mariya hendak mencalonkan diri sebagai Bupati Jember pada waktu itu. Namun naas ia ditangkap pada 18 Oktober 2017, pukul 14.00 siang, di sebuah supermarket di Jember. Mariya mengaku merasa dijebak oleh seorang DPO bernama Agustinus.

Namun, di dalam surat dakwaan disebutkan Mariya membeli barang haram tersebut sebanyak lima bungkus plastik berisi sabu dengan berat 7,52 gram seharga Rp 1 juta 300 ribu per gramnya.

Akibat perbuatannya, terdakwa dijerat Pasal 114 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sidang dilanjutkan Selasa pekan depan dengan agenda mendengarkan pembacaan pledoi oleh terdakwa.ys

 

Berita Hukum Lainnya