Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Pecahkan Pot Bunga,

Siswa SMP Dianiaya

MOJOKERTO (Realita) - Kekerasan terhadap anak di bawah umur, terlebih masih duduk di bangku sekolah, terjadi lagi.

Kali ini dialami, MF (15) pelajar kelas 9 di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Akibat kekerasan itu, korban merasa trauma. Kekerasaan yang menimpa korban diduga dilakukan, seorang tukang kebun sekolah setempat, dengan inisial N (50). Diduga karena korban memecahkan pot bunga di sekolah tersebut pada Jumat (27/03/2015) pekan lalu. Tiba-tiba pelaku tega memukul korban. Kontan saja, pukulan yang mendarat ke wajah korban menyebabkan luka lebam pada pelipis mata sebelah kanan. Ironisnya, pemukulan itu sendiri dilakukan pelaku terhadap korban disaksikan sejumlah teman-temannya. Informasi yang diterima Realita, Awalnya, korban bersama tiga siswa lainnya sedang duduk-duduk di taman sekolah. Namun, tanpa sengaja korban menyenggol dan menginjak pot bunga jatuh hingga pecah. Korban kemudian didatangi pelaku dan langsung memukul korban hingga mengalami luka lebam dan benjolan di pelipis mata. Usai kejadian, korban sempat ditanya salah satu guru untuk menanyakan tentang lebam di pelipis mata korban. Namun saat korban menceritakan kronologi pemukulan terhadap dirinya, guru tersebut justru memberikan tawaran kepada korban, apakah perkara ini diteruskan atau diselesaikan. Kakak keponakan, Reza menyatakan, korban ketakutan usai kejadian tersebut dan memilih untuk tidak sekolah. "Dia ketakutan dan memilih diam agar tidak menambah panjang urusan, hari ini dia tidak masuk karena takut. Padahal katanya kejadian serupa sering terjadi dan sekolah terkesan diam saja," katanya kepada sejumlah wartawan, Senin (02/03/2015) siang. uje

 

Berita Kriminal Lainnya