Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Pembersih Makam Kembang Kuning,

Ditemukan Tewas Membusuk

SURABAYA (Realita) - Warga komplek makam Kembang Kuning gempar, Jumat (2/12/2016) petang, sekitar pukul 17.15 Wib.

Mayat Ariyant yang sudah membusuk karena sudah dua hari tewas.

Pasalnya, seorang pria ditemukan tewas dengan posisi telungkup di balik ilalang tinggi yang sudah mengeluarkan bau busuk. Informasi yang dihimpun, jasad pria itu diketahui bernama Ariyanto (29), yakni pembersih makam di komplek Krematorium Makam Kembang Kuning. Dia pertama kali ditemukan oleh Yosep (19), yang diketahui adalah adik kandung dari korban. Informasinya, sebelum ditemukan tewas Ariyanto diketahui sudah menghilang sejak Rabu malam kemarin. Dari sanalah, Yosep lantas mencari kakaknya, sejak kakaknya tidak pulang ke rumahnya di Kupang Gunung Jaya 5/4, Putat Jaya, Sawahan Surabaya. "Saya sudah mencari kemana mana sejak Rabu malam. Tapi tidak ketemu. Sore tadi, saya mimpi ketemu bapak saya dan disuruh mencari kakak saya ke arah utara komplek makam. Saya juga tidak percaya. Soalnya Bapak saya sudah meninggal lama," kata Yosep terbatah batah menahan isak tangis. Yosep pun segera mencari kakaknya ke sisi utara makam. Dan tepat pukul 17.00 Wib, Yosep mencium bau busuk. Dari sanalah Yosep mencarinya. Searah kemudian betapa kagetnya dia. Sebab, sesosok tubuh pria berkaos merah terlihat telungkup di balik ilalang tinggi. Yosep pun yakin itu kaos kakaknya. Dia pun berlari dan berteriak minta tolong. Warga yang mengetahui lantas melaporkan kejadian itu ke polisi. Dan benar, setelah polisi datang, jasad itu ternyata jasad Ariyanto, kakak Yosep. Saat olah TKP dan identifikasi, polisi menemukan obat obatan yang diduga dikonsumsi Ariyanto untuk menyembuhkan penyakitnya selama ini. "Iya mas. Dia sering mengeluh sakit perut setiap hari. Ya obat itu yang diminumnya untuk melegakan sakit diperutnya," tutur Sudayanto, teman sekerja Ariyanto. Sudaryanto lalu bercerita, bahwa Rabu malam itu, sekitar pukul 23.00 Wib, Ariyanto sempat nyangkruk dan ngopi bersama dengannya di warkop di area makam. Namun setelah Ariyanto pamit balik, Kamis paginya, Sudaryanto mendapat kabar kalau sahabatnya itu telah hilang. "Kasihan mas. Karena tanggal 15 Desember 2016 nanti, Ariyanto mau nikah," ulas pria asli Pacitan ini dengan mata berkaca kaca. Setelah diidentifikasi, jasad Ariyanto akhirnya dievakuasi polisi ke ambulan. Evakuasi ini pun diringi dengan isak tangis keluarganya. Sedangkan Yosep, lebih memilih pulang karena tidak tega melihat jasad kakaknya tersebut. "Jasadnya kami bawa ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo untuk keperluan visum," sebut Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Nanang Efendi, Jumat (2/12/2016). AKP Nanang menegaskan, tidak ada tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit. Sebab dari barang bukti obat generik yang dibawa korban, korban diketahui menderita gangguan perut cukup lama. "Kami juga akan menunggu hasil visum dokter," pungkasnya.zain

 

Berita Kriminal Lainnya