Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Pendataan Rastra

dan Ratrada Semrawut

KEDIRI (Realita) - Dipindahnya penanganan bantuan dari pemerintah pusat berupa beras untuk rakyat dari Badan perekonomian ke Dinas Sosial Kota Kediri menjadikan semrawut pendataanya.

Triyono Kutut.

Pada bulan April 2017, sebanyak 7869 Keluarga Penerima manfaat (KPM) non PKH belum menerima bantuan pangan nontunai berupa beras sejahtera, keterlambatan ini  disebabkan adanya kesamaan data penerima manfaat di Rastra Bantuan Pusat dan Rastrada dari kota kediri, sehingga pihak Dinas Sosial harus kembali memverifikasi ulang data tersebut. Namun lelang Beras sudah dilakukan

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Triyono Kutut  saat memberikan paparannya dalam sosialisasi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di lantai lima KPW BI Kediri. Menurutnya pada tanggal 4 April lalu baru mengetahui jika  data penerima rastra bertambah sebanyak 1669, dan ironisnya data tersebut juga sudah masuk dalam Rastrada Kota Kediri

“Data tambahan dari pusat untuk Rasta sebanyak 1669, setelah diverifikasi sebanyak 65 persen ternyata data tersebut diambilkan dari data penerima rastrada yang jumlahnya 2326. Dan  setelah verifikasi dari pusat  Rastra  12863 tidak boleh berkurang, yang boleh berkurang Rastrada,” ujar Kutut.

Dan saat ini Dinas Sosial Kota Kediri telah melakukan proses lelang beras sejahtera daerah dengan data penerima sebanyak  2326 KPM. Hal tersebut yang membuat Dinas Sosial kebingungan. Karena dalam aturan tidak diperbolehkan satu KPM menerima dobel. Untuk itu pihaknya akan memberikan penjelasan pada Kejari Kota Kediri

Untuk Rastrada ini  sudah dimasukakan dalam ULP dan adalam proses lelang. Dan setelah verifikasi dari pusat  Rastra  12863 tidak boleh berkurang, yang boleh berkurang rastrada. "Padahal Rastrada sudah dilelang dengan data itu, kuatirnya kita akan dikomplain oleh pemenang. Dan dengan ini saya nanti  kejaksaan auntuk memeberikan papaparan,” kata Kutut.

Terakhir Kutut mengatakan jika, penyaluran Rastra ini nanti akan dilakukan pada bulan mei, dan yang akan didistribusikan pada bulan Mei nanti adalah Rastra pada bulan Januari dan Februari. "Ini bukan terlambat karena ada tambahan data baru, dan data sebab data baru diketahui pada bulan april kemarin,” tandasnya.

Sementara Kepala Bulog Kediri Rahmad Syahjoni mengakui jika hingga saat ini Pemerintah Kota belum mengajukan permintaan Rastra bulan Januari dan Februari, menurutnya untuk permintaan rastra Kota Kediri sudah memlaui BPNT.

”Kalau kediri Kota yang  belum terima diluar anggota PKH, yaitu tadi karena  belum valid. Namun kita akan selalu siap jika sewaktu waktu pihak pemerintah kota menagajukan ke kami,” terangnya.aka


 

Berita Layanan Publik Lainnya