Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Pengadilan Niaga Surabaya Terima Kasasi

Perkara Pailit PT Gusher Tarakan

SURABAYA (Realita) - Pengadilan Niaga Surabaya menerima upaya hukum kasasi atas putusan pailit PT Gusher Tarakan.

Tonin Tachta Singarimbun, kuasa hukum Gusti Syaifudin, Presiden Direktur PT Gusher Tarakan saat mengajukan upaya hukum kasasi di lantai 2 PN Surabaya, Rabu (17/5).

Langkah kasasi ini diambil setelah munculnya beberapa kejanggalan dalam persidangan pailit PT Gusher Tarakan yang diajukan oleh Leny, salah satu kreditur yang mewakili 55 kreditur lainnya. 

Sebelumnya, ketua majelis hakim Dwi Winarko menyatakan bahwa PT Gusher Tarakan telah pailit karena tidak bisa melunasi hutang para krediturnya. Atas putusan itu, Tonin Tachta Singarimbun, kuasa hukum Gusti Syaifudin, Presiden Direktur PT Gusher Tarakan mengajukan upaya hukum kasasi.

“Tadi kami sudah menghadap Ketua PN Surabaya Pak Sujatmiko terkait permohonan kasasi yang diajukan Ibu Leny, yang dulu adalah pemohon PKPU. Menurut beliau (Sujatmiko) ini layak diajukan ke kasasi. Selanjutnya hari ini kami akan mendaftarkan dan membayar agar segera mendapat Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM),” terangnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (17/5/2017).

Tonin mengaku sebelumnya, dirinya sempat dipersulit untuk mendaftarkan kasasi atas putusan pailit PT Gusher Tarakan. “Bahkan kami sempat adu argumentasi dengan Ketua PN Surabaya. Namun kini kasasi yang kami ajukan sudah bisa diterima,” terangnya.

Atas diterimanya kasasi ini, maka keputusan hakim Dwi Winarko yang menyatakan PT Gusher Tarakan pailit nampaknya bakal teranulir. Pasalnya, PT Gusher masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan bukti-bukti adanya kejanggalan saat sidang pailit yang diajukan atas nama Leny di Pengadilan Niaga Surabaya.

Salah satu bukti kejanggalan dalam sidang pailit PT Gusher Tarakan yaitu pengakuan Leny yang tidak pernah memberi kuasa kepada seorang pengacara untuk mempailitkan PT Gusher Tarakan. Bahkan, Leny telah mencabut perkara pengajuan pailit PT Gusher Tarakan melalui surat bernomor 07/Pdt.sus.pailit/2017/Niaga.PN.Sby.

Dalam surat tersebut, Leny menjelaskan, bahwa dirinya tidak pernah memberikan surat kuasa kepada siapapun untuk mengajukan permohonan kepailitan PT Gusher Tarakan. Bahkan ia menjelaskan bahwa dijadikannya dirinya sebagai penggugat dalam perkara ini adalah ulah tipu daya dari Hendrik dan Steven (mantan direksi PT Gusher Tarakan).

Menanggapi pencabutan perkara pailit PT Gusher Tarakan oleh Leny, Tonin melihat hal ini akibat dari adanya permainan dari seorang mafia hukum. “Perkara ini rentan terhadap permainan, dalam hal ini ada otak yang mengatur hal ini. Ada oknum-oknum yang sengaja mengatur agar PT Gusher Tarakan ini.dinyatakan pailit. Dimana ada yang mengaku sebagai kuasa Leny dan memalsukan surat-surat untuk mengakukan sidang pailit agar PT Gusher Tarakan dinyatakan pailit,” tegasnya.

Tonin mengungkapkan, dirinya sudah melaporkan sejumlah kejanggalan tersebut ke Polrestabes Surabaya. “Saat ini sudah kami laporkan ke Polrestabes Surabaya, kami juga akan melaporkan hal ini ke Mabes Polri,” pungkasnya.ys

 

Berita Hukum Lainnya