Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Pengakuan Dua Pelajar SMP

yang Menjadi Komplotan Curanmor

SURABAYA (Realita) - Tiga bandit cilik komplotan curanmor yang diamankan Unit Reskrim Polsek Tambaksari sudah dijebloskan ke penjara.

Tiga bandit cilik komplotan curanmor bersama barang bukti saat diamankan di polsek Tambaksari. (Foto ist).

Mereka hanya bisa menyesal dan kapok karena telah melakukan pencurian itu. Terlebih, AR (17) dan RF (14), dua remaja yang masih duduk dibangku SMP ini.


Berdasar keterangan yang dihimpun polisi, AR diketahui bertugas membawa motor Yamaha Vega ZR yang dicuri dari depan rumah korban, Syaiful Arif (30), warga Jalan Bogen II Surabaya, pada 19 November 2017 lalu. Sedangkan RF, memiliki peran sebagai penadah motor curian.


"Saya menerima dan membeli motor secara barter. Begitu melihat grup facebook dan ada motor dijual murah, ya saya beli. Harganya cuma Rp 700 ribu," ucap RF dengan enteng kepada penyidik.


RF menyatakan bahwa dirinya tidak ikut mencuri motor. Pencurian itu hanya dilalukan oleh Jordhi dan AR. RF tahunya ada motor yang dijual murah, kemudian langsung ditawar dan dibelinya. "Saya barter dengan motor dan tambah Rp 300 ribu, tapi malah ketangkap," ungkapnya lantas menyesal.


Senadah dengan RF, AR juga mengungkapkan rasa penyesalannya. Dia mengatakan terpengaruh oleh Jordhi, temannya yang lebih tua darinya itu. "Dia (Jordhi) yang awalnya ngajak. Saya ikut-ikutan aja. Katanya bisa dapat uang banyak, tapi malah begini akhirnya," ujar RF seraya menyesali perbuatannya.


Seperti diketahui, Jordhi, AR dan RF berkomplot dalam pencurian motor Yamaha Vega ZR milik Syaiful Arif pada 19 November 2017 lalu. Ketiganya kemudian berhasil ditangkap polisi pada 21 November 2017.


Atas perbuatannya, tersangka Jordhi dan AR, yang merupakan pencuri motor, bakal dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Sedangkan RF, sebagai penadah, bakal dijerat Pasal 480 KUHP, tentang penadah barang curian.zain

 

Berita Kriminal Lainnya