Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Penganiayaan Siswi oleh Tukang Kebun,

Berakhir Damai

MOJOKERTO (Realita) - Kekerasan terhadap pelajar yang diduga dilakukan tukang kebun, Ngatemin terhadap korban yang berinisial MFUZ, salah satu siswa SLTP Negeri 2 Mojoanyar, berakhir damai.

Pasalnya ada kesepakatan antara pihak keluarga dan sekolahan. "Kemarin dengan pihak sekolah sudah ada pertemuan dan menghasilkan kesepakatan. Selanjutnya dibuatkan surat pernyataan kepada yang bersangkutan agar tidak mengulangi lagi perbuatanya, baik kepada MFUZ atau siswa lainya," kata Khusaini, paman korban, Selasa (03/03/2015) Saat ditanya mengenai apakah pihak keluarga bakal memperkarakan secara hukum, Khusaini menegaskan, saat ini belum memperkarakan. Salah satu alasan kenapa pihaknya mau berdamai dengan sekolah yakni waktu pelaksanaan ujian akhir yang sudah dekat. "Nanti kalau diproses takutnya pisikologis anak akan terganggu karena ujian yang sudah dekat, tapi nanti bila terjadi lagi, baik ke MFUZ atau ke yang lain, kita akan memperkarakannya, karena yang bersangkutan sudah membuat penyataan dengan materai Rp 6000," imbuhnya. Sementara, Budi Koeswinarto, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kurikulum SLTP Negeri 2 Mojoanyar menyatakan bahwa mediasi yang dilakukan agar kasus ini tidak kembali terjadi di lingkungan sekolah. "Kita sangat menyayangkan tindakan ini, yang bersangkutan sudah kita peringatkan keras atas tidakan ini dan diharapkan tidak terjadi di lain waktu," jelasnya. Sebelumnya aksi kekerasan yang dilakukan tukang kebun terhadap siswa hanya gara-gara pecahkan pot bunga, hingga meyebabkan luka dan lebam di Pelipis mata korban. Tak hanya itu, korban mengalami trauma untuk sekolah. uje‎

 

Berita Kriminal Lainnya