Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Peringati Harkanas,

Ratusan Peternak di Kediri Makan Tumpeng Ikan Bersama

KEDIRI (Realita)- Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Perikanan setempat menggelar peringatan Hari Ikan Nasional atau Harkanas yang jatuh pada 21 November.

Dinas Perikanan Kabupaten Kediri mengadakan makan tumpeng ikan bersama dengan para pembudidaya ikan

Dinas Perikanan mengadakan makan tumpeng ikan bersama dengan para pembudidaya ikan.

Ada ratusan peternak yang dilibatkan dalam kegiatan ini. Mereka berasal dari berbagai kelompok dan pelaku budidaya pribadi. Selain makan tumpeng ikan bersama, dalam kesempatan tersebut mereka juga saling bertukar ide dan pengalaman , untuk meningkatkan hasil panen ikan.

“Di dalam rangka Peringatan Hari Ikan Nasionak, kami mempertemukan para peternak ikan, supaya saling tukar menukar informasi. Karena masing masing daerah persoalannya berbeda. Bagaimana cara mengatasi kendala yang dihadapi,” kata Wakil Bupati Kediri, Masykuri Ikhsan.

Para pembudidaya ikan saling bertukar ide dan pengalaman untuk meningkatkan jumlah panen ikan. Terlebih saat ini memasuki cuaca ekstrim, yang dinilai cukup rawan untuk perkembangbiakan ikan. “Kenapa Ikan? Karena ikan komoditas yang murah, tetapi menyehatkan. Sehingga ini ada forum komunikasi melalui makan ikan, agar ikan bias terus dibudiayakan baik melalui kelompok maupun individu,” imbuh Masykuri.

Pria yang hobbi bersepeda ini mencontohkan budidaya ikan air tawar di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah di Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Pondok pesantren ini mempunyai 500 unit kolam, dengan produktifitas per hari mencapai 4 ton.

Oleh sebab itu, Masykuri mengajak masyarkat Kabupaten Kediri untuk memanfaatkan lahan yang kosong untuk membuat kolam ikan. “Seandainya masyarakat bisa memanfaatkan lahan kosong di rumah. Misalnya membuat kolam dengan ukuran kecil 5X6 meter. Ini bisa diisi dengan bibit ikan sebanyak 10 ribu ekor. Hasilnya lumayan besar mencapai 95 kwintal, hamper 1 ton,” jelasnya.

Menurut Masykuri, banyak manfaat yang didapat dari budidaya ikan. Selain meningkatkan gizi, juga menambah perekonomian. Selain itu, juga menjaga keseimbangan ekosistem di lingkungan. Limbah dari air kolam ikan bisa dimanfaatkan untuk pupuk organic tanaman seperti, cabai dan kangkung di rumah.

Terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Nurhafid mengatakan, peringatan Hari Ikan Nasional kelima ini melibatkan kurang lebih 150 orang pembudidaya ikan. Kali ini kegiatannya dikemas dalam bentuk makan tumpeng ikan bersama guna memasyarakatkan makan ikan.

“Tahun ini kami gelar acara peringatan Hari Ikan Nasional di kantor ini. Tetapi, untuk tahun depan pelaksanaanya tentu beda. Mungkin di Simpang Lima Gumul (SLG) dengan pertimbangan tempatnya yang lebih luas. Tujuan utama kami adalah memasyarakatkan makan ikan,” jelas Nurhafid.

Di kabupaten Kediri ada 8.700 an pembudidaya ikan dengan jumlah produksi mencapai 17 juta ton pertahun. Dari jumlah tersebut, 14 juta ton didominasi ikan lele. Sedangkan sisanya, ikan gurame, tawes dan patin.

Sementara itu, untuk tingkat konsumsi ikan di Kabupaten Kediri sebesar 20 kilogram per kapita per tahun. Konsumsi ikan di Kabupaten Kediri ini sebagian barasal dari ikan luar daerah, seperti ikan laut. Adapun distribusi ikan hasil budidaya peternak di Kabupaten Kediri selama ini mensuplay kebutuhan di Solo, Surabaya dan Jakarta.

Diakui Nufhafid, adanya kendala sarana budidaya yang dialami oleh peternak. Hambatan paling utama adalah harga pakan yang terus melambung. Seperti pakan untuk ikan lele kini mencapai Rp 10 ribu per kg. Sehingga, keuntungan yang didapat peternak sangat minim. Untuk itu, Dinas Perikanan Kabupaten Kediri berupaya memberikan perhatian melalui serangkaian program, salah satunya pelatihan dan bantuan alat teknologi terkini.

Untuk diketahui, selain makan tumpeng ikan bersama, dalam acara tersebut juga digelar bazar aneka makanan olahan ikan, seperti sate lele, nugget lele, kerupuk ikan, abon lele hingga gurami segar bakar.adv/kominfo

 

Berita Gaya Hidup Lainnya