Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Pertumbuhan Ekonomi Jatim Bertahan di Angka 5,

40 Persen

SURABAYA (Realita)- Laju pertumbuhan ekonomi Jawa Timur sepanjang triwulan III 2018 masih bertahan dan terus tumbuh sebesar 5,40 persen.

Kepala BPS Jatim Teguh Pramono MA saat memaparkan rilis di ruang kerjanya, Senin (5/11/2018).

Jika dibandingkan pada triwulan tahun 2017.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim Teguh Pramono menyampaikan, jika dibandingkan memang terjadi perlambatan, periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,59 persen. “Meski demikian harus dicermati adalah walaupun kondisi global lagi tidak bagus akibat pertarungan dagang antara Amerika dan Tiongkok, Jatim tetap bisa bertahan dan masih bisa tumbuh bagus,” tegas Teguh Pramono di Surabaya, Senin (5/11/2018).

Peningkatan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur secara y-on-y cukup signifikan terjadi pada lapangan usaha industri pengolahan sebesar 8,87 persen. Kondisi ini terutama didukung oleh meningkatnya pertumbuhan sub kategori industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki sebesar 14,47 persen.

Sedangkan dari sisi produksi, semua lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif kecuali Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; Pertambangan dan Penggalian; serta Pengadaan Listrik dan Gas. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Industri Pengolahan sebesar 8,87 persen, diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 8,24 persen; Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 7,99 persen.

Jika diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku, maka ekonomi Jawa Timur Triwulan III-2018 mencapai Rp 569,39 triliun, sedangkan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp 403,68 triliun.

Adapun pertumbuhan ekonomi kumulatif sampai dengan triwulan III-2018 (c-to-c) mencapai 5,48 persen (c-to-c), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2017 yang mencapai 5,53 persen.

Dilihat dari struktur perekonomian Jawa Timur menurut lapangan usaha Triwulan III-2018 didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu Lapangan Usaha Industri Pengolahan dengan kontribusi sebesar 29,70 persen; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 18,58 persen, serta Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar 12,51 persen.

“Dari penciptaan sumber pertumbuhannya, lapangan usaha industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 2,57 persen, diikuti perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,23 persen, konstruksi sebesar 0,56, serta informasi dan komunikasi sebesar 0,38 persen," papar Teguh.

Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 8,44 persen, diikuti Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 7,90 persen; Jasa Perusahaan sebesar 7,30 persen; serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 7,06 persen. end

 

Berita Ekonomi Bisnis Lainnya