Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Peserta Jalan Kaki Ciamas Alami

Capek dan Pegal Mendapat pengobatan Alternatif

BANDUNG (Realita) - Tak mudah berjalan kaki dengan rute amat jauh seperti yang dilakukan dalam aksi jalan kaki dari Ciamis ke Jakarta.

Peserta demo 2 Desember jalan Kaki dari Ciamis.

Guna membantu para peserta yang mengalami luka dan kelelahan, ternyata ada ahli pengobatan tradisional yang ikut serta dalam aksi. Salah satunya Suhendar, yang mampu melakukan pengobatan alternatif berupa totok aura. Ia mengatakan lewat pengobatannya mampu menyembuhakan luka-luka yang terdapat pada bagian kaki akibat berjalan jauh. Menurutnya, luka para peserta aksi mayoritas lecet, lebam dan robek di bagian telapak kaki. "Saya bisa pengobatan totok aura diajari oleh kakek turun temurun, kali ini saya sengaja turun membantu yang jalan kaki pasti banyak yang luka," katanya. Suhendar menyebut aksinya sebagai bentuk perjuangannya membantu peserta. Sebab lewat keahliannya inilah, ia bisa membantu sesama. Sebelumnya, ia mengaku ikut membantu peserta aksi 4 November lalu. "Ini momentum bagi saya secara sukarela menolong orang lain, inilah jihad saya dengan bantu peserta aksi," ucapnya. Metode penyembuhan ala totok aura Suhendar menggunakan es batu, air, garam dan minuman berkarbonasi yang dicampurkan dalam ember. Nantinya, peserta aksi cukup mencelupkan kakinya ke dalam ember. Setelah beberapa menit, reaksi pun mulai muncul. Tak sedikit dari peserta yang berteriak ketika mencoba pengobatan ini. Salah satunya Kakang Prabu Wijaya, yang menderita pegal-pegal pada kakinya. "Ini kaki saya sakit dan pegal semua, alhamdulilah abis gunakan terapi ini jadi mendingan sudah tidak begitu sakit, jadi bisa kuat jalan lagi," ujarnya. Diketahui, tuntutan sekitar tiga ribu massa yang tengah bergerak adalah supaya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ditangkap setelah ditetapkan sebagai tersangka. Nantinya mereka pun berencana bergabung dalam aksi bela Islam jilid III pada 2 Desember mendatang. Hingga siang ini, rombongan massa telah melalui wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung. rep/y

 

Berita Nasional Lainnya