Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Polisi Buru Pemilik

Akun Facebook Provokator Bonek

SURABAYA (Realita) - Polrestabes Surabaya terus melacak akun di sosial media Facebook bernama Arek Bonek 1927.

Aksi bonek dengan membakar ban di depan Grahadi

Akun tersebut terbukti menggerakkan dan memprovokasi demo anarkis supporter Persebaya 1927 atau Bonek. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, aksi demo ribuan bonek ternyata tidak mengantongi izin dari Kepolisian. "Mereka turun ke jalan setelah terprovokasi melalui akun Facabook milik Arek Bonek 1927, untuk melumpuhkan Surabaya," ujar AKBP Shinto kepada wartawan. Upaya penyelidikan dan pengejaran pelaku dijanjikan AKBP Shinto segera diungkap. Sebab, piranti Polrestabes Surabaya dalam melakukan pelacakan terhadap akun di sosial media terbilang sudah canggih. "Tentu saja, pelaku tidak bisa mudah menghilangkan jejak. Selalu ada celah yang tertinggal," ujar dia. AKBP Shinto juga mengimbau para orang tua agar mengawasi anak-anak mereka dalam menggunakan fasilitas sosial media. Sebab, dari puluhan Bonek yang diamankan sebagian besar berusia antara 15 sampai 17 tahun.

 

Berita Olah Raga Lainnya