Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Polisi Tangkap Perampok

Bermodus Remas Payudara

JAKARTA (Realita) - Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang beraksi di Jalan DR Soetomo Raya, Karang Timur, Tangerang, Senin (9/7).

Ilustrasi pelecehan seks.

Pelaku antara lain Ahmad Stofian alias Ian bin Yunus (22) dan Arif Aqiruddin alias Arif bin Katio (21). Selain itu, polisi juga membekuk penadah barang hasil kejahatan yakni Karno alias Tato bin Maun (34).

"Untuk pelaku yaitu Ahmad dan Karno terpaksa ditembak pada bagian kaki, karena mencoba melarikan diri saat diringkus," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nico Afinta, Rabu (11/7).

Pelaku menjalankan aksinya, kata Nico, bermodus dengan menuduh korban pria yang merupakan pengendara motor, telah meremas payudara teman wanita pelaku.

"Setelah itu, pengendara tersebut pun digiring ke suatu tempat, hingga akhirnya dipereteli hartanya," kata dia.

Pengungkapan sendiri bermula kala korban, Alif Jaka Taufik Ramadhan, dalam perjalanan pulang ke kediamannya. Ia balik menuju rumah, usai membeli pulsa dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario. Saat itulah tiba-tiba korban dipepet kendaraan pelaku, dan tuduhan dilayangkan.

"Pelaku bilang 'Kamu anak komunitas Vario ya?'," ucap Nico.

Karena merasa bukanlah anggota komunitas yang disampaikan pelaku, korban pun mengelak. Alif yang menghentikan motor, lalu dicecar pertanyaan yang lebih spesifik.

"Setelah korban berhenti, kemudian tersangka mengatakan kepada korban bahwa teman tersangka atas nama Desi dipegang payudaranya oleh orang yang mengaku dari komunitas Vario," kelas Nico.

Tak lama kemudian, korban diminta menaiki motor tersangka Ahmad untuk menemui Desi dan ketua RT, dengan alasan memastikan ucapan Alif. Kala dibawa untuk mengkonfirmasi bantahan, motor korban dibawa tersangka Arif.

Namun ketika di perjalanan, korban diturunkan di pinggir jalan. Aksi ini dilanjutkan dengan pelaku yang meminta ponsel VIVO Y53 milik Alif, serta meminta korban menunggu.

"Setelah itu para pelaku pergi, tapi korban diminta untuk tetap menunggu di lokasi tersebut, bahkan pelaku ini pun sempat mengancam akan memukuli korban jika kabur," kata Nico.

Merasa jadi korban kejahatan, Alif lalu melaporkan peristiwa yang dialami ke polisi. Tak butuh waktu lamau, pelaku Ahmad dan Arif akhirnya dibekuk pada Selasa (11/7). Guna mempertanggungjawabkan perbuatan keduanya kini meringkuk di balik jeruji besi dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian, dengan kekerasan dengan ancaman hukuman penjara hingga 12 tahun.

"Sementara Karno akan dijerat Pasal 480 KUHP mengenai penadah barang hasil kejahatan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," tandas Nico.kik

 

Berita Kriminal Lainnya