Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Realita

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 

Penanggungjawab: Ir. Raden Agus Suprihanto, MSi

Pimpinan Redaksi: Antonius A

Redaktur : Arif Ardliyanto

Reporter: Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Novi Ispinari, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Lina Dwi Susanti, Hari Kristanto,  Ika Roosmala, Mulyadi, Adi, Gomes Roberto,  Totok Setiawan, Hendri Arifianto, Juni Harianto, Paulus Nabang, Suprianto, Muhammad, Hamboro, Sadar Laia, Felixianus Ali.

Teknologi Informasi dan Medsos: Igiet Prayoga, Sherly Ema |Administrasi: Rika Nur |Keuangan: Zunaedah

Alamat: Jl.Kesatrian Perum The Taman Dhika Cluster Bromo Blok A9, Desa, Sono, Sidokerto, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, 61252

Telpon: 031 8052190 IHotline: 081331948406 IFollow us: www.realita.co, instagram @redaksirealita, facebook @realita, twitter @co_realita, youtube @redaksirealita.

Email: redaksi@realita.co

Boks Redaksi
TOP
Ponorogo Buka BPUM Gelombang 3,

Ini Syaratnya

PONOROGO (Realita)- Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkum) Ponorogo akhirnya resmi membuka kembali program Bantuan Pemerintah Usaha Mikro (BPUM).

Sejumlah pendaftar mulai mendatangi lokasi pendaftaran BPUM.

Bantuan permodalan Rp 2,4 juta per UMKM ini dibuka mulai 10 Oktober hingga akhir November lalu.

Tak tanggung-tanggung, pantuan di lokasi pendaftaran tepatnya di Sentra Industri Tambak Bayan Kota Ponorogo, tampak dipadati pendaftar program solusi dampak pandemi covid 19 bagi pelaku UMKM ini. Bahkan menurut laporan jumlah pendaftae kali ini memcapai 400 orang dalam sehari, Senin (12/10). 

Kepala Disperdagkum Ponorogo Adien Andhanawarih mengatakan, dibukanya kembali gelombang 3 program BPUM ini, setelah Pemprov Jatim mendapat perpanjangan waktu pendaftaran BPUM dari pusat. Hal ini dibuktikan melalui surat dari Kementrian Koprasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah ( Kememkop-UMKM) nomor 491/SNX/2020 tentang perpanjangan BPUM.

"Surat kita dapat pada 6 oktober lalu. Pendaftaran kita buka mulai 10 0ktober sampai 30 November. Syaratnya hanya foto copy KTP. Dimana NIK ( Nomer Induk Kependudukan ) harus teraktifasi di kecamatan. Agar dana bisa masuk ke rekening masing-masing," ujarnya.

Adien menambahkan, untuk syarat pendaftaran selain bukan termasuk TNI-Polri dan ASN, serta bukan pegawai BUMN/BUMD. Para peserta yang mendaftar BPUM tidak sedang menerima kridit dari lembaga perbankan.

" Jadi yang boleh mendaftar itu UMKM yang tidak sedang menerima kridit bank, serta juga bukan TNI-Polri, ASN, pegawai BUMN/BUMD. Sedangkan jenis usaha yang di cover bantuan ini yakni usaha produksi, yaitu mengolah bahan baku menjadi sesuatu dan dipasarkan," tegasnya.

Terkait jam oprasional pendaftaran, Adien mengaku hanya melayani pendaftaran mulai pukul 09.00 hingga 13.00 siang. Pasalnya mulai pukul 14.00 pihak telah melakukan proses entry data pendaftaran dalam sehari, yang kemudian disetorkan ke Kemenkop-UMKM pada hari Jumat.

" Untuk pendaftaran jam 9 sampai ham 13.00. Soalnya diatas itu kita sudah merekap. Untuk penyetoran data ke kementrian itu hari Jumat. Makanya kita libur hari itu," akunya.

Lebih jauh, Adien menjelaskan untuk realisasi BPUM gelombang 1 dan 2 yang berakhir september lalu. Telah tercatat  sudah ada 14.000 UMKM yang disetorkan ke Kemenkop-UMKM, dimana data sementara sekitar 150 orang sudah menerima bantuan ini, yang ditransfer melalui BRI, BNI, dan Mandiri Syariah.

" Dari pendaftaran BPUM gelombang 1 dan 2 ada sekitar 14.000 UMKM yang kami setorkan ke kementrian. Sementara ini sekitar 150 UMKM sudah menerima transferan BPUM," tambahnya.

Ia berharap, masyarakat dapat memanfaatkan program ini. Khususnya bagi pemulihan ekonomi UMKM terimbas pandemi Covid 19.

"Kami himbau agar UMKM segera mendaftar secepatnya. Tidak ada penarikan biaya dalam program ini. Terkait dana yang diterima nantinya sepenuhnya kewenangan UMKM penerima," pungkasnya. win

 

Berita Ekonomi Bisnis Lainnya