Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Prabowo Minta Mahar Rp 300 Miliar pada Calon Gubernur,

Ini Videonya!

JAKARTA (Realita)- Dalam Video tersebut, Prabowo sedang berpidato diatas Panggung di Pondok Pesantren Modern Al Islah, Bondowoso, Minggu (23/7/2017) dalam rangka menegakkan Pancasila.

Prabowo Subianto.

Dalam kutipan Pidato berdurasi 03.16 detik tersebut, Prabowo menyatakan sedih sebagai Ketua Partai harus meminta dana Ratusan miliar terhadap calon Gubernur.

"Sekarang saya sedih, kenapa?? ketua partai kalau ada yang mau jadi Gebernur datang ke saya, apa yang saya tanyakan ke dia, apa pertanyaannya?? Ente punya uang Gak. Saya tidak tanya anda prestasinya apa, saya tidak tanya anda lulsan apa, saya tidak tanya anda sudah nulis buku apa," terang Prabowo.

Mantan suami Titiek Soeharto ini juga mengaku tidak akan pernah menanyakan pernah menjabat sebagai apa saja." Saya tidak nanya, Pernah jadi Gubernur saya tidak nanya, pernah jadi Bupati saya tidak nanya pernah jadi Camat saya tidak nanya, yang saya tanya, ente punya uang berapa," tambahnya.

Prabowo mengaku sedih, karena banyak orang pintar, orang maju, orang berakhlak gak punya uang. Dirinya juga menyatakan banyak rekan dan juniornya merupakan pemimpin hebat," saya tahu, Jenderal ini, Jenderal itu. Jenderal yang tidak korupsi ya gak punya uang," paparnya.

Prabowo juga mengeluhkan kecilnya dana pensiun yang diterima Jenderal Bintang tiga (Letjen) yang hanya Rp 4 juta," tahu berapa pensiunnya, hanya Rp 4 juta," ungkap Mantan Pangkostrad ini.

Saat salah satu peserta nyeletuk Rp 4 juta sebelum dirinya memberikan bocoran, dengan nada becanda, Prabowo menebak salah satu kader Gerindra," Kok tahu, ini pasti kader Gerindra," ujarnya.

Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan dana Pensiun Mantan ketua DPR RI yang juga hanya Rp 4 juta." Saya ketemu Ustad Salim, mantan Duta Besar 5 tahun, mantan Ketua DPR RI, mantan Menteri, pensiunnya Rp 4 juta," paparnya lebih lanjut.

Pria yang gagal dalam dua kali Capres ini juga menegaskan, bila ada yang akan maju jadi Gubernur, dirinya juga telah mematok harga Rp 300 miliar," mau jadi Gubernur, saya tanya ente punya uang berapa, mau jadi Gubernur saya minta Rp 300 miliar, itu paket hemat," tegas Prabowo.

Prabowo juga menyinggung kemenangan kadernya dalam Pilgub DKI Anis-Sandi," kemarin Anis-Sandi, ya untungbkita punya Sandi yang punya uang dikitlah jadi menang. kalau muka kayak kalian, susah mau jadi Gubernur," ujarnya yang disambut gelak tawa para undangan.

Dirinya juga menegaskan, bahwa di Negeri ini sangat sudah banyak dibeli, dan jangan harap orang kecil akan mendapat keadilan," kalau orang kecil jangan harap dapat keadilan di pengadilan, bisa gak??? sulit," pungkasnya.ys

 

Berita Politik Lainnya