Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto, Muhamad Amin, Arifin, Ika Roosmala, Endri Soedarto, Gomes Roberto, Willy, Mochammad Rizky, Herry Irawan, SH.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Tony Basuki, Ibnu Mas’ud | Manajer Marketing: Yudi Gunawan. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Prof. Harry Azhar Aziz Jadi

Guru Besar Ilmu Ekonomi Unair

SURABAYA (Realita)- Gubernur Jawa Timur, Dr.

Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo memberikan ucapan selamat kepada Prof Harry Azhar Aziz, M.A., Ph.D setelah dikukuhkan sebagai guru besar bidang ekonomi di Unair Surabaya, Senin (26/11/2018).

H. Soekarwo menjadi saksi pengukuhan Prof. Harry Azhar Aziz menjadi guru besar bidang ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Proses pengukuhan tersebut dilakukan di Aula Garuda Mukti Kantor Manajemen Lantai V Kampus C Unair, Jl. Mulyosari Surabaya, Senin (26/11/2018).

Dalam suasana khidmat, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim itu menjadi tamu kehormatan bersama jajaran pejabat pemerintah pusat. Tampak hadir Watimpres RI Suharso Manoarfa, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Prof. M. Nasir dan sejumlah anggota DPR RI. Termasuk jajaran pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, pimpinan kementrian, BUMN hingga para rektor dari perguruan tinggi di Indonesia.

Seusai acara pengukuhan, Pakde Karwo sepakat dengan pidato yang disampaikan Prof. Harry Azhar Aziz dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara untuk kesejahteraan. Namun, Pakde Karwo berpendapat agar lebih mendetailkan serta mengkongkritkan persoalan belanja negara agar berdampak langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, untuk apa dilakukan stimulus pembiayaan belanja negara jika anggaran yang dimiliki pemerintah daerah tidak cukup, terutama program bagi masyarakat miskin. Seperti halnya pembiayaan bidang pendidikan dan kesehatan harus di biayai dan masuk belanja wajib. Sementara, yang lain bisa dilakukan dengan stimulus.

"Kami setuju, dengan model manajemen pembiayaan untuk goverment spending, akan tetapi bentuknya harus dirinci dan di detailkan," ungkapnya.

Dalam pidato orasi yang mengambil tema 'Pemeriksaan Keuangan Negara : Upaya Mewujudkan Pengelolaan Keuangan Negara Untuk Kesejahteraan Rakyat', Prof Harry Azhar Aziz M.A, Ph.D menyatakan, bahwa isu kesejahteraan selalu menjadi latar belakang perubahan sosial di Indonesia. Ketiadaan kesejahteraaan sebanding dengan ketiadaan rasa keadilan di tengah masyarakat.

Menurutnya, rakyat yang tidak sejahtera pasti berfikir telah terjadi ketidakadilan dalam hidup bernegara. Maka, berdasarkan Amartya Sen, ketidakadilan dan perlawanan (pemberontakan) seperti saudara kembar. Semakin banyak orang miskin semakin meluas sikap pemberontakannya.

 Dalam era reformasi, dijelaskan tentang prinsip-prinsip bernegara dengan baik. Saat ini, pengelolaan keuangan negara baru beberapa tahun mulai dikaitkan dengan kesejahteraan rakyat.

Ke depan, perhatian kepada hunungan pengelolaan keuangan negara dengan kesejahteraan rakyat haris dapat diukur dan diperiksa dengan baik. Pemeriksaan kepada keuangan negara harus dijadikan sebagai upaya untuk memperkuat dan mendorong setiap rupiah yang dapat menghasilkan setiap rupiah bagi kemakmuran rakyat yang sebesar besarnya. end

 

Berita Sains Lainnya