Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Prostitusi Jaringan Mahasiswa

di Surabaya Dibongkar

SURABAYA (Realita) - Lagi-lagi, jaringan prostitusi kembali terbongkar.

Tersangka (mengnakan topeng) diapit petugas kepolisian.

Meski pihak kepolisian berkali-kali menggagalkan dan mencoba memberantas perdagangan wanita, namun tetap saja bermunculan. Terbaru, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim berhasil mengungkap jaringan prostitusi mahasiswa. Dalam jaringan ini, mucikari dan pekerja seks komersialnya (PSK) masih berstatus mahasiswa. Kasus ini mulai diungkap pada tanggal 18 Desember 2016. Dua tersangka berinisial AP seorang laki-laki 21, asal Kabupaten Lamongan dan seorang perempuan berinisial UY, 21, asal Surabaya diamankan. Keduanya berperan sebagai mucikari. "Keduanya masih berstatus sebagai mahasiswa di Kota Surabaya," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, di Mapolda Jatim, Selasa (20/12/2016). Dalam jaringan ini, mucikari menawarkan kepada pelanggan seluruh PSK yang disediakan berstatus mahasiswa. Harganya rata-rata Rp 3 juta. "Dari harga itu, kedua tersangka mendapatkan jatah 30 persen di setiap transaksi," kata Barung. Dijelaskan Barung, jaringan ini berbeda dengan jaringan prostitusi pada umumnya. Jaringan ini tidak memasarkan PSK melalui sosial media. Hanya orang-orang yang sudah kenal yang bisa masuk jaringan ini. "Jaringan ini sangat privat. Di akun sosial media baik tersangka maupun PSK yang kini masih berstatus saksi tidak ada promosinya," ungkapnya. Dalam bekerja, kata Barung, dua tersangka berbagi peran. Tersangka AP berperan sebagai rekrutmen para PSK. Sementara tersangka UY bertugas memasarkan kepada pelanggan. "Jika sudah deal harganya waktu dan tempat diatur oleh tersangka," pungkas Barung.ali

 

Berita Kriminal Lainnya