Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Puluhan Pendekar SH

Terate Diamankan Polisi

MOJOKERTO (Realita) - Akibat melakukan tindakan anarkis dengan merusak rumah warga, fasilitas umum serta mobil patroli polisi, 35 pemuda yang diduga pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) terpaksa diamankan Polres Mojokerto Kota. Para pelaku anarkis itu beraksi di Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, pada Senin (17/10/2016) dini hari.

Para pelaku anarkis yang diamankan Polres Mojokerto Kota

Diduga pemicu bentrokan tersebut pasca tewasnya satu pendekar SH yang diketahui bernama Dwi Cahyo warga Desa Talung Sudu, Kecamatan Dawarblandong.

Para pelaku anarkis yang diamankan Polres Mojokerto Kota

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Nyoman Budiarja mengatakan pihaknya telah mengamankan 35 orang yang diduga sebagai pelaku tindak anarkis. "Semua kami amankan dulu, baik terkait perusakan atau tidak, siapapun yang ada di sana kami amankan untuk kami mintai keterangan," ungkapnya kepada wartawan, Selasa (18/10/2016). Menurutnya, penangkapan itu dilakukan pasca aksi pengrusakan yang dilakukan ratusan massa terhadap rumah warga, warung, pos kamling, mobil patroli Polsek Dawarblandong, dan sepeda motor Bhabinkamtibmas di Desa Pulorejo, Senin (17/10) sekitar pukul 23.00 Wib. Guna menghalau aksi tersebut meluas, jajaran kepolisian dikerahkan untuk menyisir beberapa lokasi konsentrasi para pendekar.

Para pelaku anarkis yang diamankan Polres Mojokerto Kota

Bukan hanya menangkap para pemuda yang diduga ikut dalam perusakan, polisi juga mengamankan puluhan sepeda motor. Kapolresta memastikan, bahwa para pelaku perusakan tersebut merupakan anggota PSHT dari Mojokerto dan daerah sekitarnya. Dengan rincian dari Mojokerto 6 orang, Lamongan 23 orang, 4 orang dari Bojonegoro, dan masing-masing 1 orang dari Nganjuk dan Jombang. "Mayoritas pelaku adalah warga PSHT, semua perannya saat perusakan kami dalami. Siapa, dan apa yang dilakukan, perannya harus jelas. Status mereka masih dalam lidik," ujar Nyoman.

Mobil patroli polisi yang dirusak para pendekar PSHT

Pantauan Realita.co di Polres Mojokerto Kota, para pelaku yang ditangkap masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kota Mojokerto. Selain itu, para penyidik juga mendalami motif aksi penyerangan tersebut. Untuk mengantisipasi adanya kejadian susulan, pihaknya juga meminta bantuan dari 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) Brimob Polda Jatim agar tindak anarkis tidak terulang. "Kami minta bantuan Polda satu kompi, kami lakukan penebalan di titik perbatasan, TKP penganiayaan kemarin serta di rumah korban," imbuh dia. ujek

 

Berita Kriminal Lainnya