Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Pura-Pura Kesurupan,

Diadili

SURABAYA (Realita) - Usai dugem di Cafe Heaven, tiga terdakwa dalam kasus pencurian dan pengeroyokan, dengan modus pura-pura kesurupan ini, diadili di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (12/10/2017).

Pada sidang yang digelar di ruang Kartika, mengagendakan pembacaan surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsu Efendi dari Kejaksaan Negeri Surabaya.

Ketiga terdakwa, Kusamanto, Bambang Irawan dan Jainal Abidin saat usai menjalani sidang di PN Surabaya.

Ketiga terdakwa ini, antaranya Kusamanto, Bambang Irawan dan Jainal Abidin.

Dijelaskan oleh jaksa Samsu, kasus ini berawal ketika para terdakwa bersama teman-temannya minum minuman keras di cafe Heaven Jl. Tidar Surabaya, sambil merencanakan merampas sepedah motor. Usai membagi tugas peran masing-masing, mereka memulai aksinya dengan cara menyuruh teman wanitanya pura-pura pingsan.

Saat korban Denny Ardika Agung dan saksi korban Aan Aviansyah berboncengan melintas di Jl. Tidar, terdakwa I mengejar mereka sambil berteriak meminta tolong, karena ada yang sedang kesurupan dan menyuruh kedua saksi untuk berbalik arah. " Sampai di pertemuan antara Jl. Tidar dan Jl. Widodaren, terdakwa 2 dan 3 bersama teman-temannya, langsung mengeroyok korban dan mengambil sepeda motornya," kata jaksa Samsu.

Akibat perbuatan para terdakwa, korban Denny kehilangan sepeda motornya Honda Beat warna Magenta Hitam tahun 2016 nopol : W-4596-ZN. Selain itu, akibat kekerasan yang dilakukan para terdakwa, korban Denny dan Aan mengalami luka dan sakit pada tubuh. "Perbuatan para terdakwa, didakwa pidana dalam Pasal 365 ayat (2) ke-2 dan Pasal 170 KUHP," pungkas jaksa Samsu.

Sementara, majelis hakim yang diketuai oleh hakim Pujo akan melanjutkan pekan depan, dengan agenda keterangan saksi.ys

 

Berita Hukum Lainnya