Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Realita

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
VIDEO: Ratusan Warga Labrak

Proyek Long Storage di Mojokerto

MOJOKERTO (Realita) - Sekitar 500 warga mendatangi kantor Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jatim, Senin (12/2/2018).

Sekitar 500 warga mendatangi kantor Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jatim, Senin (12/2/2018).

Warga menuntut agar kontraktor proyek Long Storage PT Rudi Jaya, memenuhi tuntutan mereka. Warga meminta selama tuntutan belum terpenuhi pengerjaan proyek harus ditutup sementara. 

Sekitar 180 personel Polisi dari Polres Mojokerto pun dikerahkan untuk menjaga situasi demo. Demo dimulai sekitar pukul 08.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB.

Kepala desa Kwatu Chosim saat diwawancarai mengatakan sedikitnya ada 4 permintaan warga Desa Kwatu antara lain. Warga minta diselesaikannya lahan pengganti Tanah Kas Desa (TKD) sesegera mungkin.

Selanjutnya pihak kontraktor harus segera membenahi jalan yang terputus. “Ketiga pasir yang ada di lokasi proyek harus dikelola warga setempat, dan yang terakhir segera diselesaikannya sewa lahan untuk gudang pekerja proyek selama 2 tahun,” jelas Chosim.

Sementara Ghofur selaku pimpinan PT Rudi Jaya pasir yang dibawa keluar nantinya akan tetap di audit dan hasilnya akan dibagi pada dua Kabupaten yakni Sidoarjo dan Mojokerto.

“Untuk soal jembatan yang terputus, kita terkendala cuaca dan air sungai Berantas yang meluap, sehingga pengerjaan tidak sesuai jadwal,” jelas Ghofur.

Sementara Kabag Ops Polres Mojokerto Kompol Tri Sujoko mengatakan secara umum unjuk rasa berjalan kondusif. “Kita sudah kerahkan sekitar 180 personil Polisi untuk menjaga kelancaran aksi demo,” jelasnya.hk

 

Berita Nasional Lainnya