Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
RPK Kupang Tahun 2016,

Ada 327 Kasus KDRT

NTT (Realita) - Catatan tahunan Rumah Perempuan (RPK) Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat, di di sepanjang tahun 2016, ada 327 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) masih mendominasi tindak kekerasan terhadap perempuan di NTT.
 Direktris Rumah Perempuan Kupang (RPK), Libby Ratuarat Sinlaeloe, ketika dikonfirmasi Minggu (25/12/2016) mengatakan, sepanjang tahun 2016 data pendampingan yang dilakukan oleh Rumah Perempuan Kupang menunjuk bahwa tindak kekerasan perempuan dan anak yang ditangani oleh Divisi Pendampingan dan Advokasi Korban RPK ada sebanyak 327 kasus. “Kasus itu terdiri dari kekerasan rumah tangga suami istri, kekerasan seksual, ingkar janji menikah,  penganiayaan anak dan kasus trafficking, ini sangat membutuhkan perlindungan khusus,” tandasnya. Menurut Libby, dari kasus yang terjadi menunjukan bahwa perempuan merupakan kelompok paling rentan dalam tindak kekerasan di republik ini.

Direktris Rumah Perempuan Kupang, Libby Ratuarat Sinlaeloe.

Namun Rumah Perempuan Kupang terus melakukan upaya dan strategis dalam melakukan penanganan terhadap perempuan dan anak. “Jadi dalam penanganan pencegahan kasus kekerasan, kami selaku RPK tidak hanya melakukan pendampingan Advokasi saja, tetapi kami gencar dengan melakukan kegiatan kampanye untuk menyadarkan masyarakat agar tidak lagi terjadi tindak kekerasan,” ungkapnya. Tambahnya, kampanye yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan penyebaran informasi strategis yang digunakan oleh RPK guna meningkatkan informasi bagi masyarakat NTT sehingga merubah pola berpikir dan perilaku.bud 

 

Berita Ekonomi Bisnis Lainnya