Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Sakit Hati,

Sopir Pribadi Gelapkan Mobil Bosnya

SURABAYA (Realita) - Agus Santoso (44) asal Sukorejo, Prigen, Pasuruan dan Rofi'i (26), warga Socah, Bangkalan, Madura, dibekuk Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Agus Santoso dan Rofii diborgol polisi.

Mereka diringkus lantaran menggelapkan dan menjual mobil milik Tanno Sugiharto, warga Gresik. Korban tidak lain merupakan bos dari tersangka Agus. Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Bayu Indra Wiguno menjelaskan, tersangka merupakan sopir korban dan baru bekerja selama satu bulan. Lantaran tidak puas dengan sikap dan perlakuan korban, tersangka nekat membawa kabur mobil Suzuki X-over nopol 1586 KT. "Tersangka mengaku sakit hati dengan bosnya karena diperlakukan seenaknya sendiri saat bekerja. Bayaran yang diterima juga telat diberikan," sebut Bayu di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (8/12/2016). Penggelapan mobil ini berawal saat tersangka Agus Santoso mengantarkan anak korban ke sekolah di salah satu SMP di Surabaya, Senin (28/11/ 2016) lalu. Tersangka Agus dan anak korban naik mobil Suzuki X-over. Setelah mengantarkan anak korban, ternyata tersangka tidak kembali ke rumah. Ia pergi tanpa sepengetahuan korban dan membawa kabur mobil kelas Rp 100 juta ke atas itu. "Mobil ternyata dijual ke RC (DPO) dengan harga Rp 20 juta di Bangkalan, Madura," jelas Bayu. Karena tersangka dan mobil tidak kembali, kata Bayu, korban melaporkan ke Mapolrestabes Surabaya. Atas laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya tersangka ditangkap di Surabaya. Sedangkan tersangka Rofi'i ikut ditangkap, lantaran dia merupakan perantara penjualan mobil ke Bangkalan. Sebagai perantara, dia menerima jasa dari tersangka Agus sebesar Rp 1.000.000. Agus yang dibayar Rp 2,3 juta sebulan mengaku kabur dan menjual mobil bosnya itu karena sakit hati. Bosnya sering memperlakukan seenaknya saat bekerja menjadi sopir. "Kadang saya disuruh membawa barang dan membongkarnya di gudang, tidak hanya sopir pribadi bos. Gaji juga sering terlambat dan tidak dibayar sesuai kesepakatan awal," aku tersangka Agus kepada polisi.zain

 

Berita Lainnya