Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Salah Ambil Motor saat Mabuk,

Ghozali Diadili

SURABAYA (Realita) - Salah ambil motor saat mabuk, Syaifudin Ghozali (25), kini duduk di kursi pesakitan atas kasus percobaan pencurian di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (11/1/2017).

Dijelaskan dalam surat dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gusti Putu Karmawan dari Kejaksaan Negeri Surabaya.

Syaifudin Ghozali (25), duduk di kursi pesakitan atas kasus percobaan pencurian di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (11/1/2017).

Bahwa terdakwa Syaifudi Ghozali warga Jl. Imam Bonjol No 3, kelurahan Citrodiwangsa, Lumajang. Didakwa dalam kasus percobaan pencurian, dengan pasal 363 ayat 1ke-3 Jo pasal 53 ayat 1 KUHAP.

Sementara dalam keterangan terdakwa mengaku, bahwa dirinya sedang mencari temannya di warkop Jl Wisata dengan tujuan transaksi COD (Cash On Delivery). Namun usai ketemuan dengan temannya, ia lantas pergi keparkiran untuk mengambil motornya. Namun apesnya terdakwa malah mengambil motor orang lain dengan alasan kondisi mabuk. "Pas saya ketemuan dengan Yusuf (temannya) kondisi saya mabuk, habis minum arak. Saya gak tau kalau motor yang saya ambil kontaknya itu milik orang," kata terdakwa.

"Terus saya diteriaki maling, saya lari dan dipukuli," lanjut terdakwa.

Sementara, ketua majelis hakim Hisbullah mempertanyakan, "Sepedah motormukan Supra kenapa kamu malah mengantongi kontak sepedah motor Jupiter," tanya hakim kepada terdakwa.

Terdakwa lantas mengatakan bahwa dirinya mengira sepedah motor Jupiter dengam kunci kotak yang menancap itu miliknya. "Saya kira itu motor saya, terus kunci kontaknya saya kantongi. Saya habis minum arak 2 botol,"jawab terdakwa.

Seperti isi dakwaan yang diketauhi oleh majelis hakim Hisbullah, bahwa berawal dari terdakwa bermaksud mencari temannya bernama Yusup. Kemudian terdakwa (Syaifudin) berboncengan dengan Heri dan berhenti minum  kopi di tempat bilyar. Lalu  terdakwa meminta saudara Heri untuk menunggu sepeda motor SupraX warna hitam miliknya, sedangkan terdakwa berjalan berkeliling mencari temanya (Yusuf ) hingga sampai di lokasi Warkop di Jl. Wisata Menanggal Surabaya.

Tiba-tiba Syaifudin (terdakwa), melihat sepeda motor Yupiter Z tahun 2009 warna merah milik korban yakni Budiono yang sedang diparkir di tempat warkop dengan kuci kontak yang masih tertinggal di motor. Terdakwa, lalu ada timbul niat mencuri motor itu. Kemudian terdakwa digelandang ke Polsek Gayungan untuk di introgasi demi kepentingan penyidikan.ys

 

Berita Hukum Lainnya