Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Satu Lagi Atlit Hadapi

Masa Suram di Usia Tua

JAKARTA (Realita) - Rusli, mantan petinju tanah air menambah panjang derita atlit dimasa tuanya.

Rusli

Tak lagi perkasa, mantan petinju ini tergolek lemas karena sakit yang dideritanya. Sejumlah piala terpajang berderet di dalam rumah di Jalan Cilallang Jaya, Kelurahan Buakana, Kecamatan Rappocini, Makassar, itu. Hal itu menjadi pengingat saat dia sedang di masa jayanya. Kini, Rusli (38), hanya terbaring di kediamannya. Di masa silam, mantan atlet tinju Sulawesi Selatan itu meraih medali emas di Pekan Olahraga Nasional 200 di Surabaya, dan PON 2004 di Palembang. Dia begitu perkasa di ring tinju. Dokter memvonisnya mengidap penyakit stroke batang otak sejak dua bulan lalu. Kabar itu disampaikan saat pemeriksaan terakhir di Rumah Sakit (RS) Siloam, Makassar, atas rekomendasi ahli saraf, dr. Yudi Gozal. Rusli di masa lampau memang seperti macan saat di atas ring tinju. Kompetisi tingkat Kejurda, Kejurnas, Porda, PON, hingga SEA Games pernah dia cicipi. Namun, kini keperkasaan itu seolah lenyap. Atlet tinju kelas layang ringan 45 kilogram itu kini seolah tak berdaya. Kedua tangannya mengecil. Dua kakinya tak mampu lagi menopang bobot tubuhnya. Lidahnya juga sedikit kaku sehingga mempengaruhi cara bicaranya. "Awal mula penyakit bapak ini sering migrain, keseimbangan tubuh hilang sehingga kerap jatuh dari motor, hingga akhirnya separah ini. Setiap hari hanya bisa baring. Meski makan lancar, tetapi dokter menyarankan untuk konsumsi bubur dan buah-buahan untuk melancarkan BAB (Buang Air Besar), karena pencernaan bermasalah lantaran hari-harinya lebih banyak berbaring," kata istri Rusli, Rosna, Selasa (2/8). Rusli juga kini sudah tidak bisa mengajar sebagai guru olahraga di SD Unggulan Toddopuli, sejak 2014. Alhasil, hak tunjangan sertifikasi pun dicabut. Hanya saja, gaji pokoknya sebagai pegawai negeri sipil masih diterima. Rosna juga mengajar olahraga di SD Rappocini 1. Dia telah memberi Rusli dua anak. Muhammad Arif Taufan Rusli (13) dan Nurul Maghfirah (12). Piala dan medali tertata di ruang tengah rumahnya menjadi bukti Rusli atlet unggulan. Dalam SEA Games, Rusli berhasil menyabet perak buat Indonesia. dsf

 

Berita Olah Raga Lainnya