Jump directly to the content

Realita.co adalah news online yang menyuguhkan berita-berita yang aktual dan terpercaya. Berita yang berasal meliputi peristiwa lokal, regional, nasional hingga internasional. Semuanya disajikan cepat, akurat, menarik dan mendalam.

Follow The Sun

Your Sun

Boks Redaksi

Khusus untuk berita indepth news maupun investigasi, kami menyajikannya secara integral, proporsional, cover both side, independen dan obyektif. Di bawah bendera PT. Realita Aktual Terpercaya, kami berusaha memenuhi tuntutan informasi masyarakat modern yang serba cepat dan instan. Di era digital seperti saat ini, kami yakin bahwa kehadiran kami akan bisa mewarnai khasanah dunia media yang sangat kompetitif.

Kami sadar bahwa kami adalah pendatang baru dalam dunia media (online), karena kami baru berdiri di medio tahun 2014. Untuk itu, kami menerima masukan dan kritik dari pembaca maupun narasumber. Baik berupa komentar di website kami, di media sosial dan email hingga hak jawab. Berikut ini  anggota redaksi kami yang siap memberikan yang terbaik bagi pembaca dan nara sumber: 


Penanggungjawab: Hadi Sucipto. |Pimpinan Redaksi: Antonius Suhendri. |Redaktur : Buyung Budiono, Agum Gumerlam |Editor: Adi Wicaksono. |

Reporter: Ahmad Zainy W, Budi Prasetyo, Yudik Syahputra, Adi Wardhono, Novi Ispinari, Achmad Ali, Heri Darmawan, Beby Siahaya, M Adi S, Kurniawan, Andik Kartika, Mohammad Habibudin, Hari Kristanto, Rionaldi, Rossy, Indra Habib Purwanto.

Teknologi Informasi: Badrul Djazuli. |Design Layout: Aries Nasrudin, Ibnu Mas’ud | Marketing: Totok Handoko. |Bendahara : Wiwik Winanti Ningsih.

Boks Redaksi
TOP
Sediakan Miras Oplosan,

Diskotik Stadium RMI Disegel

SURABAYA (Realita) - Tindakan tegas akhirnya dilakukan Satpol PP Kota Surabaya terhadap tempat hiburan 'mokong'.

Petugas menyegel diskotik Stadium.

Minggu (07/09) dini hari, mereka menutup paksa diskotik stadium yang berada di ruko RMI, Kebun Bibit, Bratang Surabaya. Bahkan, usai mengeluarkan semua pengunjung, petugas langsung memasang tanda silang merah (segel) pada pintu utama diskotik.Alasannya, sekian lama diperingatkan, diskotik ini tak kunjung mengurus proses ijin usahanya. Petugas gabungan dari Satpol PP, Gartab dan Polrestabes Surabaya masuk ke diskotik kelas menengah ini sekitar pukul 00.15 Wib. Seketika itu pula, petugas langsung menghentikan alunan musik clubing yang disajikan. Ruko yang terdiri dari empat lantai inipun disisir satu persatu. Di antai dasar, diskotik ini hanya menyajikan layar lebar musik DJ. Namun tak ada satupun pengunjung. Namun, saat petugas naik ke lantai satu dan dua, petugas dikagetkan dengan bau miras menyengat dan asap rokok.

Para pengunjung diskotik yang rata-rata masih di bawah umur.

"Gila ini diskotik. Mirasnya pakai oplosan. Udara AC yang ada tak sedikitpun bisa dirasakan akibat asap rokok yang dikeluarkan hampir semua pengunjungnya. Yang membuat miris, rata pengunjung diskotik ini adalah ABG-ABG (di bawah umur) berumur antara 18 hingga 25 tahun. Kami terpaksa meminta semua pengunjung di sini untuk keluar dan kami periksa satu persatu identitasnya di pintu keluar," tutur Joko Wiyono, Kabid Pengendalian dan Operasional Satpol PP Kota Surabaya di lokasi. Dan benar, saat dilakukan pemeriksaan identitas, rata rata dari pengunjung masih ABG. Kendati ada beberapa yang sudah dewasa. Saat semua pengunjung keluar, petugas akirnya mengamankan sejumlah minuman keras oplosan.

Satu cewek dikerubuti banyak pria.

Bahkan untuk mempertanggungjawabkan temuan miras tersebut, kapten dan bartender diskotik digelandang ke Mapolrestabes Surabaya. "Mereka ditangani langsung oleh kepolisian untuk mempertanggungjawabkan temuan miras oplosan yang kita temukan," imbuh Joko. "Selain temuan miras oplosan, Diskotik ini ternyata sama sekali tak memiliki ijin. Bahkan saat kita tanya, management berdalih masih dalam proses pengurusan. Tapi, kami tetap mem - BAP - nya. Atas dasar itu, diskotik ini kita segel hingga mereka menyelesaikan perijinannya. BAP ini akan kita kirim ke Disbubpar. Dan untuk langkah selanjutnya, kita tetap menunggu rekomendasi dari Disbudpar dan Tim RHU lainnya. Apakah akan dihentikan sementara atau selamanya," tegas Joko usai melakukan pemasangan tanda segel di pintu utama diskotik.

Gadis-gadis ini masih bau kencur tapi sudah kelayapan di diskotik.

Sebelum menyegel diskotik ini, petugas gabungan sebelumnya juga menyisir sejumlah tempat. Diantaranya, sejumlah cafe di jalan Embong Malang dan Big Ball Pool n Karaoke jalan Tidar. Bahkan petugas sempat menyambangi diskotik Heaven yang juga berada di jalan Tidar (satu grup dengan stadium). Namun, diskotik ini sudah dalam keadaan tertutup. Dari semua tempat yang sempat dirazia, petugas berhasil menggaruk 13 pria dan 7 Perempuan yang tak beridentitas atau berkipem. "Selanjutnya, semua akan kita data dan kita beri sanksi. Dan jika mereka tetap tak mampu menunjukkan identitas, maka akan kita kirim ke liponsos. Khusus untuk diskotik Stadium, selain pertimbangan ijin, kami juga mempertimbangan adanya temuan miras oplosan disini. Kami tak ingin ada korban lagi akibat mengonsumsi minuman jenis ini," pungkas Joko. eg

 

Berita Layanan Publik Lainnya